Awas, Keseringan Mandi Ternyata Tidak Baik untuk Kesehatan Kulit

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mandi. ewater.com

    Ilustrasi mandi. ewater.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Biasanya mandi dilakukan setiap hari untuk membersihkan tubuh. Saat mandi, Anda juga bisa melakukan beberapa perawatan untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. 

    Mandi dianjurkan dua kali dalam sehari. Namun, ada beberapa orang yang justru mandi lebih dari dua kali sehari. Dermatolog, Tina Wardhani Wisesa menjelaskan, terlalu sering mandi justru berdampak buruk bagi kesehatan kulit.

    Artikel lainnya:
    Hindari 5 Penyebab Kulit Kering, Apa Saja Itu? 
    Mandi yang Benar Menurut Pakar

    “Fakta kalau sering mandi bikin kulit kering. Karena kita kan memerlukan sabun sebagai pembersih. Nah sabun ini kan komponennya tidak hanya pembersih saja, pasti ada kompomen lain,”  ujar Tina saat ditemui di Ecology, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa, 8 Mei 2018.

    Tina menambahkan mandi terlalu sering membuat kelembapan normal akan terkikis. Dengan begitu, kulit akan menjadi kering. “Jadi sebenarnya, kita bukan makin sering mandi, makin bagus. Kita tetap patokan paling bagus itu dua kali sehari,” katanya.

    Ilustrasi kulit kering. Shutterstock

    Baca juga: 6 Kebiasaan Keliru saat Mandi

    Selain mandi, menurut Tina penggunaan sabun ketika mandi juga akan berdampak pada kesehatan kulit. Oleh karena itu kata dia, pemilihan sabun yang tepat akan membantu Anda menjaga kesehatan kulit.

     

    “Sabun itu kita pakai setiap hari yah. Seumur hidup kita. Jadi itu yang paling harus tepat kita pilih. Kalau yang kandungannya telalu berat, sangat penting memperhatikan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya,” ujar Tina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.