Pakar Berikan Trik Memakai Tabir Surya yang Tepat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Sunblock/krim tabir surya. Shutterstock.com

    Ilustrasi Sunblock/krim tabir surya. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Paparan sinar matahari dapat memicu penuaan dini pada kulit. Selain itu, kulit akan menjadi kusam dan gelap, kering dan timbulnya flek hitam. Untuk menghindarinya, kita wajib menggunakan tabir surya setiap hari.

    Namun mengoleskan tabir surya saja tidak cukup. Dokter spesialis kulit Inneke Jane Hidajat mengatakan Anda juga harus memperhatikan kandungan tabir surya dan mengetahui cara pemakaian yang benar, agar terlindungi secara maksimal. Berikut trik yang perlu diketahui dan diterapkan dalam penggunaan sunblock. 

    Gunakan sunblock dengan SPF 30 ke atas
    Sun protection factor atau SPF adalah kandungan dalam sunblock yang berfungsi melindungi kulit dari sinar UVB, yang menyebabkan kulit terbakar dan menghitam. Mengingat SPF tidak sepenuhnya melindungi kulit dari sinar UVA, sunblock biasanya dilengkapi kandungan protection grade of UVA atau PA, yang berfungsi menangkal sinar UVA yang menyebabkan kulit tampak menua sebelum waktunya.

    Artikel lainnya:
    Sering Pake Tabir Surya, Wajib Tahu Bedanya Sunblock dan Sunscreen
    Wajib Tahu! Istilah Penting di Label Tabir Surya

    Tinggal memperhatikan tingkat SPF, untuk mendapatkan perlindungan maksimal. “SPF itu ada tingkatnya—SPF 15, 25, 30, 45, 50. Untuk sehari-hari, apalagi jika Anda banyak beraktivitas di luar ruangan, gunakan SPF 30 ke atas. Semakin tinggi nilai SPF, semakin kuat dan lama kulit Anda terlindungi dari paparan UVB,” ujar Inneke. 

    Sesuaikan tekstur sunblock dengan jenis kulit
    Tidak hanya kandungan SPF yang tepat, Anda juga perlu menyesuaikan tekstur tabir surya dengan jenis kulit. Ada sunblock bertekstur krim, gel, dan cair. Jika tidak disesuaikan dengan kulit Anda, bukan tidak mungkin menyebabkan jerawat atau iritasi. “Kalau kulit wajah Anda kering, gunakan sunblock bertekstur krim. Kandungan pelembap pada sunblock bertekstur krim membantu menghidrasi kulit yang kering,” bilang Inneke. Untuk pemilik kulit berminyak, pilih tekstur yang ringan. “Kulit berminyak rentan berjerawat. Lebih baik gunakan sunblock bertekstur gel atau cair, seperti pada sunblock spray (yang disemprotkan ke wajah),” imbuh dia. 

    Aplikasikan setelah pelembap
    Aplikasikan sunblock setelah menggunakan pelembap dan sebelum alas bedak serta riasan lainnya. Penggunaan SPF tinggi secara terus-menerus juga bisa menyebabkan kulit kering, untuk itu perlu mengoleskan pelembap terlebih dahulu. Inneke mengingatkan, “Jangan menggunakan alas bedak atau pelembap yang sudah mengandung sunblock sekalian. Yang paling baik adalah menggunakan sunblock secara tersendiri. Karena sunblock yang sudah digabung dengan alas bedak atau pelembap tidak cukup kuat melindungi kulit Anda.

    Gunakan sesuai aturan
    Memakai sunblock ada aturannya sendiri. Sebaiknya ambil sunblock sebanyak dua ruas jari untuk diaplikasikan ke seluruh wajah. Mengaplikasikannya juga bukan dengan cara menggosokkan ke kulit begitu saja. Ratakan sunblock pada permukaan kulit dengan cara menepuk-nepuk menggunakan ujung jari. 

    Baca juga: Cukupkah Tabir Surya SPF 30 buat Orang Indonesia, Ini Kata Pakar

    Oleskan juga pada area leher dan tangan
    Fokus menggunakan sunblock pada area wajah, kita lupa dengan area tubuh yang terbuka lainnya. “Yang sering terlupakan itu area punggung tangan dan leher. Akibatnya, kulit wajah kencang dan bersinar, tapi bagian leher kendur dan keriput, karena bagian ini tidak terlindungi. Gunakan pada wajah, leher, dan punggung tangan. Ini area terbuka yang paling sering terpapar matahari,” kata Inneke. Untuk leher dan punggung tangan, cukup oleskan sunblock kurang dari dua ruas jari.

    Ulangi penggunaan setelah 4 jam
    Sunblock tidak bertahan untuk penggunaan sehari penuh. “Pemakaian yang ideal, ulangi setiap 4 jam. Apalagi kalau sudah terkena air. Memang repot, tapi idealnya seperti itu. Setelah 4 jam, kadar SPF akan menurun,” ungkap Inneke. Jika Anda menggunakan makeup, mau tak mau harus merias ulang wajah juga, demi keamanan kulit.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.