5 Bahan Makanan Ini Pantang Diblender, Cek Alasannya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Sayuran. qatardayonline.com

    Ilustrasi Sayuran. qatardayonline.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Memblender makanan, sayuran atau buah adalah hal yang sering kita lakukan. Namun, tanpa disadari ternyata ada beberapa makanan yang pantang untuk diblender. Pasalnya, memblender makanan-makanan tersebut akan mengurangi nutrisi serta bisa merusak alat blender itu sendiri.

    Berikut lima bahan makanan yang pantang diblender, seperti dikemukakan Reader's Digest.

    #Sayuran hijau
    Banyak orang sering menghaluskan sayuran hijau untuk kemudian dibuat smoothies. Padahal menghaluskan sayuran hijau dengan blender tidak diperbolehkan karena dapat merusak warna sekaligus mengurangi nutrisi yang terkandung di dalamnya.

    #Kentang
    Selain sayuran hijau, kentang juga pantang untuk diblender. Meski nutrisinya tidak berkurang, tekstur kentang akan menjadi terlalu lembek jika diblender. Lebih baik menumbuknya atau menghancurkannya dengan garpu daripada diblender.

    #Saus tomat
    Hindari mencampurkan saus tomat ketika sedang memblender makanan karena membuat saus berubah warna dan cepat busuk. Selain itu, noda-noda bekas saus tomat akan sulit dihilangkan pada blender.

    #Makanan atau minuman panas
    Memblender makanan atau minuman yang masih panas sangat tidak dianjurkan. Pasalnya, blender akan mudah rusak dan keselamatan juga bisa terancam ketika isi blender luber.

    #Sayuran berserat
    Ternyata tidak hanya sayuran hijau saja, sayuran berserat seperti kol, brokoli, seledri, atau wortel juga tidak boleh diblender karena proses penghalusan yang sulit akan membuat blender rusak. Nutrisi dalam sayuran tersebut pun juga berkurang karena serat yang terkandung di dalamnya ikut terurai.

    TEEN

    Artikel lain:
    4 Makanan yang Ampuh Mengatasi Jerawat
    Hati-hati, 3 Penyakit Ini Mengintai Penggemar Makanan Beku
    3 Keuntungan Memasak Makanan dengan Pressure Cooker


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.