Cara Rossa Menjaga Kesehatan Putranya Selama Puasa Ramadan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rossa. Instagram.com

    Rossa. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian orang biasanya melakukan berbagai persiapan jelang bulan Ramadan. Namun Rossa mengatakan dia tidak melakukan persiapan apapun. Ini karena penyanyi berusia 39 tahun itu ada pekerjaan yang harus dilakukan di luar negeri sebelum bulan puasa dimulai, dan kembali ke Indonesia saat awal Ramadan.

    Lalu, bagaimana Rossa menjaga kesehatan dirinya dan putranya Rizky Langit Ramadhan di bulan Ramadan? Menurut Rossa, Rizky sudah terbiasa berpuasa sejak kelas 2. “Anak dan aku sebenarnya sama, apa saja akan dimakan. Kalau untuk menjaga kesehatan, minum sih. Sekarang itu kadang-kadang dehidrasi, jadi harus banyak minum,” jelas  Rossa, di Jakarta pekan lalu. 

    Rossa memastikan dia dan Rizky minum banyak air saat sahur dan buka puasa terutama saat udara sedang panas. Dengan cara sederhana ini, dapat mencegah dirinya dehidrasi di tengah kesibukan dia saat puasa.

    Artikel lainnya:
    Rahasia Awet Muda Rossa, Tertawa dan Menikmati Hidup
    Demi Anak, Hubungan Rossa dan Mantan Menghangat Lagi

    Rossa dan putranya Rizky Langit Ramadhan. Instagram.com 

    Baca juga: Bagian Tubuh Rossa yang Selalu Terpapar Parfum

    Selain menjaga asupan air selama berpuasa, Rossa juga menjaga waktu istirahatnya dengan baik selama Ramadan. “Sahur biasanya jam 3 sudah bangun. Setelah sahur, menunggu sampai salat subuh, terus tidur lagi. Padahal seharusnya tidak boleh, tapi ngantuk,” lanjut Rossa sambil tertawa. 

    Meski tidak merilis single terbaru di bulan Ramadan, Rossa akan disbukkan dengan promosi berbagai kolaborasi, termasuk kolaborasi dengan Anggun dan D’Masiv. Selain itu, dia juga berencana merek busana anak dengan Ivan Gunawan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.