Alasan Pasangan Enggan Mengumbar Hubungan di Media Sosial

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan kekasih melakukan selfie. home.bt.com

    Ilustrasi pasangan kekasih melakukan selfie. home.bt.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi sebagian orang memamerkan hubungan di media sosial menjadi tolok ukur kebanggaan. Biasanya perempuan paling sering memamerkan hubungan mereka, sementara para laki-laki justru tidak begitu menyukai hal-hal seperti itu. 

    Hal ini kadang bisa membuat kita bertanya-tanya dan tak jarang memicu pertengkaran dengan pasangan. Supaya tidak ada salah paham antara kamu dan pasangan, ada tiga alasan yang membuat dia tidak suka memamerkan hubungan di media sosial. 

    Tidak ingin dibilang sombong
    Mereka yang tidak suka pamer kemesraan di media sosial mungkin tidak ingin orang-orang berpikir negatif tentangnya. Jika terlalu sering mengumbar kemesraan di media sosial, orang-orang yang tidak suka mungkin akan menyebut mereka sombong.

    Ini alasan utam akenapa cowok nggak suka pamer di media sosial (dok. unsplash)
    (dok. unsplash)

    Menghindari perusak hubungan
    Kebanyakan laki-laki berpikir hubungan harus dijaga privasinya sebaik mungkin. Hal itu berguna menghindari orang lain yang mencoba ikut campur atau masuk ke hubungan mereka. 

    Artikel lainnya:
    6 Tanda Kamu Siap Berkomitmen dengan Pasangan
    4 Alasan Wanita Senang Pilih-pilih Pasangan 

    Ini alasan utam akenapa cowok nggak suka pamer di media sosial (dok. unsplash)
    (dok. unsplash)

    Tidak ingin menjadi konsumsi publik
    Memamerkan kemesraan di media sosial terus-menerus akan membuat mereka menjadi konsumsi publik. Satu hal yang perlu kalian tahu adalah tidak semua orang merasa nyaman ketika kehidupan pribadi mereka menjadi bahan perbincangan banyak orang.

    Baca juga: Rahasia yang Boleh Disimpan dan yang Dibagikan dengan Pasangan

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.