Kiat Membiasakan Anak Tidur di Kamar Sendiri

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak tidur. Shutterstock

    Ilustrasi anak tidur. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua dapat menanamkan kemandirian pada anak sejak kecil. Salah satunya dengan belajar untuk tidur sendiri. Berikan kasih sayang dan pelukan pada anak sebelum anak pergi tidur. Katakan padanya betapa bangganya Anda sebagai orang tua akan keberanian anak untuk tidur di kamarnya sendiri.

    Orang tua sebaiknya menerapkan pola tidur yang baik pada anak sejak dini. Durasi tidur yang kurang bisa menyebabkan anak gelisah, rewel dan buruk perilaku maupun moodnya. Jika anak terbiasa tidur dengan boneka atau barang lainnya, dia akan membuat asosiasi itu setiap kali waktunya tidur. Buat rutinitas aktifitas menjelang tidur seperti memandikan dengan air hangat, sikat gigi,membacakan buku, mematikan lampu atau menyanyikan lagu untuk menunjukkan bahwa waktu tidur sudah tiba.

    Artikel lain:
    Tempat Tidur Pintar Bikin Bayi Tidur Lama, Apa Kekurangannya
    Tips Parenting: 8 Cara agar Anak Gampang Tidur 

     

    Para orang tua yang menerapkan pola tidur anak di kamarnya sendiri awalnya akan terasa berat. Namun jika dilakukan secara konsisten, dalam 2-3 minggu anak akan terbiasa. Mengutip laman Verywell, ada beberapa langkah yang dapat orang tua terapkan agar anak dapat tidur sendiri di kamarnya. Pertama, pastikan semua anggota keluarga sepaham tentang pola tidur. Tugas orang tua untuk mengatur dan mempertahankan batasan seputar rutinitas dan jadwal tidur.

    Ilustrasi anak sedang tidur. shutterstock.com

    Baca juga: Pola Tidur yang Baik sejak Dini Bikin Anak Tak Susah Bangun Pagi

    Kemudian buatlah rencana dan implementasikan secara konsisten. Untuk memulai, buatlah rutinitas tidur yang baik, nyalakan lampu tidur, ciptakan suasana tenang, dan biarkan anak memilih 1 atau 2 buku, piyama, dan boneka kesayangan. Jika anak sedang belajar untuk tidur sendiri, katakan padanya bahwa dia hanya perlu terbaring di tempat tidurnya. Orang tua juga harus bersikap tegas, ucapkan selamat malam dan tinggalkan kamar tidurnya.

    Jika anak menangis saat orang tua keluar kamar tidurnya,yakinkan padanya bahwa Anda ada di dekatnya dan ia harus tetap di tempat tidur. Namun jika anak keluar dari tempat tidur, bawa kembali ke tempat tidurnya. Lakukan ini tanpa berbicara, berdebat. Jika anak terus mengikuti Anda keluar dari kamar tidur, cobalah duduk di kursi atau sisi tempat tidur. Yakinkan bahwa Anda ada di dekatnya tapi jangan tidur atau membiarkannya duduk di pangkuan Anda atau keluar dari tempat tidur. Lalu jangan bicara lagi cukup diam menemaninya hingga tertidur. Jika sudah tertidur, tinggalkan ruangan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.