Senin, 17 Desember 2018

Hati-hati, Pakai Filler Bikin Kulit Tambah Melar

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi filler/botox. Shutterstock

    Ilustrasi filler/botox. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Tren filler naik daun berkat Kylie Jenner. Tak hanya bibir, filler juga bisa disuntikkan di bagian wajah lain, seperti hidung, pipi, dagu, hingga dahi. Namun, ternyata filler bisa menyebabkan ketergantungan.

    Sebabnya, filler akan membuat kulit melar sehingga dibutuhkan lebih banyak filler ketika yang lama habis. Kondisi ini akan mempercepat proses penuaan karena jaringan tersebut tidak akan beregenerasi seiring bertambahnya usia.

    "Setiap kali Anda memasukkan filler, kantung (kulit) menjadi semakin besar dan kantung tersebut membutuhkan filler yang banyak dan lebih banyak lagi agar tetap terisi." ucap ahli bedah plastik kecantikan, Michelle Yagoda, seperti dilansir dari laman Huffington Post.

    Jika filler dilakukan di bibir, bibir berpotensi melar, berkerut atau bahkan berubah bentuk. Yagoda juga mengungkapkan filler bisa berpindah tempat ketika disuntikkan ke dalam bibir karena bibir terdiri dari otot yang kerap bergerak.

    Sama halnya dengan bibir, gaya gravitasi akan mempengaruhi filler yang disuntikkan ke bagian pipi hingga bertumpuk di bawah. Akibatnya, proporsi wajah menjadi berubah.

    Baca juga:
    Mau Coba Teknik Kecantikan Filler, Ketahui Plus Minusnya
    Suntik Filler dan Operasi Plastik Bikin Ketagihan? Ini Kata Ahli
    Menghilangkan Kantung Mata dengan Filler Seberapa Aman?  

    Lantas, bolehkah filler digunakan? Menurut ahli bedah plastik kecantikan Andrew Jacono, filler boleh digunakan. Tapi perlu diingat, filler tidak akan memperlambat proses penuaan.

    "Memasukkan filler terlalu banyak pada wajah dan berusaha mengatasi proses penuaan, yang tampaknya berhasil, mulai membuat seseorang tak tampak seperti dirinya sendiri," ucap Jacono.

    Meski hasilnya berbeda-beda antar individu, Yagoda mengingatkan filler bisa lebih lama digunakan bagi yang berusia muda karena kulit yang masih kencang dan elastis. Sedangkan buat yang berusia 40-50an, filler bisa digunakan selama 3-5 tahun.

    Sependapat, Jacono mengatakan sebagian orang bisa menggunakan filler rutin hingga 8-10 tahun. Namun dampaknya, jaringan kulit tetap akan menjadi melar.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".