Pernikahan Syahnaz Diwarnai Pertanyaan soal Pelakor

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahnaz Sadiqah saat tiba di lokasi pernikahannya . Tabloidbintang.com

    Syahnaz Sadiqah saat tiba di lokasi pernikahannya . Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan pesohor Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda sudah resmi menikah dan akan libur dari kesibukan kerja selama dua minggu. Rencananya mereka akan menghabiskan waktu untuk berbulan madu.

    "Langsung (bulan madu)," kata Syahnaz Sadiqah ditemui usai akad nikah di Pine Hill, Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 21 April 2018.

    Namun baik Syahnaz Sadiqah atau Jeje Govinda tak ada yang mau membocorkan tempat tujuan mereka berbulan madu.

    "Pokoknya ada. Ada beberapa pilihan tempat (bulan madu)," ujar Jeje Govinda.

    Pasangan ini nampaknya sengaja ingin membuat publik penasaran. Mereka tetap tak mau menyebutkan lokasi bulan madu dan menyuruh netizen memantau terus akun Insragram mereka.

    "Tungguin aja pokoknya pasti langsung di-update," ungkap Syahnaz Sadiqah.

    Pernikahan Syahnaz juga diwarnai pertanyaan soal poligami dan pelakor. Maklum, keduanya menikah di saat banyaknya gosip perselingkuhan dan maraknya isu perebut laki orang alias pelakor.

    Syahnaz diberi pertanyaan oleh awak media bagaimana jika ternyata sang suami ikut terbawa tren pelakor. Adik bungsu Raffi Ahmad itu mengatakan dia tak akan mau dan tak rela jika suaminya berpoligami atau direbut pelakor.

    "Ya jangan sampai poligami. Jangan ikutin musim pelakor," kata Syahnaz.

    Bintang sinetron "Dunia Terbalik" itu langsung memastikan sang suami yang duduk di sebelahnya, tidak akan tergoda wanita lain.

    "Emang ada niat poligami kan?" tanya Syahnaz pada sang suami. "Iya nggak niat (poligami)," jawab Jeje Govinda serius.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Hari Kartini 2018, Syahnaz Sadiqah Menikah dengan Jeje Govinda
    Syahnaz Sadiqah - Jeje Govinda, Pernikahan Tema Hutan Twilight


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.