9 Ciri Orang yang Tidak Percaya Diri, Anda Termasuk?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gadis introvert. Shutterstock

    Ilustrasi gadis introvert. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidak ada manusia yang sempurna. Ada yang punya kelebihan dalam satu hal, ada pula yang punya kekurangan dalam hal lain. Setiap orang diciptakan dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing.

    Karena lahir tidak sempurna, tantangan yang kita hadapi seumur hidup adalah bagaimana caranya agar merasa nyaman dengan diri kita apa adanya.

    Bisakah kita tidak menyesali kekurangan? Bisakah kita tidak sirik dengan kelebihan orang lain? Jawabannya, tidak semua orang bisa begitu.

    Banyak orang yang seumur hidupnya mendendam karena tidak cantik, bukan anak orang kaya, tak bisa menyanyi atau olahraga,dan tak dikasih otak encer. Inilah sejumlah tanda umum yang menunjukkan seseorang merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri.

    Baca juga:
    7 Kunci agar Bisa Percaya Diri
    Cara Mudah Membangun Rasa Percaya Diri Setiap Hari
    Ayo Tampil Percaya Diri dengan 5 Tips Berikut

    1. Defensif
    Orang yang tidak nyaman cenderung sangat sensitif terhadap kritik, yang sangat halus sekalipun. Mereka tidak bisa menerima fakta bahwa sebagai manusia punya kelemahan. Sebaliknya, orang yang yakin dengan dirinya bisa mengatasi kritik. Mereka terbuka terhadap saran dan bersedia mengoreksi kelemahan.

    Jika tidak setuju dengan kritik yang diterima, mereka tidak merasa perlu repot-repot berargumentasi karena sudah bahagia dengan diri mereka. Pokoknya, mereka nyaman dengan diri mereka, tidak peduli apakah orang lain suka atau tidak. Mereka sadar bahwa mereka tidak bisa menyenangkan semua orang.

    2. Tidak bisa menikmati keheningan
    Orang yang tidak percaya diri tidak nyaman dengan keheningan. Mereka repot mengisi masa-masa hening dengan omongan tak bermutu semata-mata demi menghindari kewajiban untuk merenungkan diri. Sialnya, orang-orang di sekitar terpaksa mendengar ocehan tak penting dan bingung bagaimana caranya supaya bisa kabur.

    Orang yang percaya diri tidak takut dan bahkan menikmati keheningan. Jika sedang bersama orang lain, mereka tidak pelit memberikan waktu bagi orang lain untuk bicara tanpa harus memotongnya dan memaksakan pendapat mereka.

    3. Berkelakar berlebihan
    Hal lain yang biasa ditunjukkan orang-orang yang tidak percaya diri adalah terus-menerus bercanda. Meskipun humor sangat penting bagi kesehatan mental, orang yang bercanda berlebihan tidak sehat. Mereka tidak tahu batas kepatutan.

    Memang senang juga kalau teman-teman terhibur dengan lelucon yang dilontarkan. Namun, orang yang tidak percaya diri melontarkan lelucon bukan untuk menghibur, melainkan untuk mencari perhatian.

    Karena kebutuhan untuk diperhatikan terus meningkat, leluconnya akan makin aneh atau makin jorok atau semakin SARA. Yang penting orang lain memperhatikan. Padahal orang lain merasa tidak enak hati dan ada pula yang tersinggung. Humor hanya akan lucu jika disampaikan pada waktu yang tepat dan dilontarkan oleh orang yang pede.

    4. Suka mempromosikan diri sendiri
    Orang yang tidak percaya diri suka membicarakan diri sendiri tanpa kenal situasi. Inilah bukti tertinggi bahwa seseorang tidak percaya diri. Dia ragu dengan dirinya dan merasa perlu untuk meyakinkan orang lain, terlebih diri sendiri, bahwa dia orang hebat.

    5. Senang menggencet
    Menggencet atau bullying biasa dilakukan mereka yang tidak percaya diri. Mereka merasa terancam dengan orang lain dan salah satu cara untuk menghilangkan ancaman itu adalah dengan berusaha melemahkan lawan-lawannya. Jenis orang yang paling bikin orang yang tidak percaya diri takut adalah orang yang percaya diri.

    6. Suka pamer kekuasaan
    Orang tidak percaya diri yang memiliki jabatan penting berusaha menutupi kelemahan diri dengan melampiaskan rasa frustrasi pada anak buah. Mereka biasa memberikan hukuman yang tidak adil atau perintah tidak masuk akal hanya untuk pamer kekuasaan. Mereka suka berteriak histeris ketika anak buah melakukan kesalahan sepele.

    7. Bersaing berlebihan
    Berkompetisi adalah hal yang wajar dan sehat. Tapi jika seseorang terlalu senang berkompetisi, maka ada yang salah dengan dirinya. Apalagi jika dia tidak bisa menerima kekalahan dan menunjukkan kekecewaan dengan emosional lalu menyalahkan wasit dan lawan.

    Orang yang percaya diri justru bisa menerima kemenangan maupun kekalahan dengan bermartabat. Menghargai lawan hanya bisa dilakukan jika kita nyaman dengan diri sendiri.

    8. Materialistis
    Ciri lain bahwa seseorang tidak percaya diri adalah suka berbelanja untuk pamer pada orang lain. Walau uangnya cekak dan barang yang diborongnya tidak dibutuhkan, dia terus berbelanja tanpa kontrol. Dia menggunakan kartu kredit untuk membiayai aktivitas belanjanya dan lama-kelamaan akan bangkrut karena utangnya berlipat ganda.

    Orang yang percaya diri tidak perlu pamer. Dia tidak peduli apa kata orang mengenai barang-barang yang dimiliki atau tidak dimilikinya.

    9. Hubungan percintaan juga tidak aman
    Perasaan tidak aman sangat berpengaruh dalam hubungan asmara. Lucunya, orang yang tidak percaya diri biasanya suka tertarik dengan orang setipe. Hubungan yang sehat hanya bisa dibangun oleh dua orang yang sehat pula. Mereka punya energi untuk diberikan pada pasangan. Sebaliknya, hubungan tidak sehat dijalin oleh dua orang yang tidak sehat, yang hanya bisa mengambil energi pasangannya.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.