Sepsis, Penyakit Keracunan Darah yang Bisa Menyebabkan Kematian

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kulit memar. Greatist.com

    Ilustrasi kulit memar. Greatist.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepsis adalah penyakit yang belakangan ini cukup mendapat perhatian, terutama setelah ada pengakuan dari beberapa orang terkenal yang pernah mengalaminya, seperti presenter televisi Inggris, Fern Britton.

    Penyakit keracunan darah ini juga berpotensi menyebabkan kematian. Menurut Sepsis Trust Inggris, sekitar 40 ribu orang meninggal dunia di negeri itu karena komplikasi akibat sepsis.

    Namun penyakit ini bisa disembuhkan bila cepat diketahui dan segera mendapat perawatan. Ingin tahu lebih banyak soal sepsis? Simak penjelasan yang diberikan Hello berikut.

    Apa gejala sepsis pada anak kecil?
    *Terlihat pucat atau kebiruan
    *Lesu dan sulit bangun
    *Dingin saat disentuh
    *Napas memburu
    *Ada ruam yang tak hilang ketika ditekan
    *Uring-uringan

    Baca juga:
    Mengenal 5 Jenis Kepribadian dan Penyakit yang Membayangi
    Memprihatinkan, Kesadaran Risiko Stroke di Indonesia Masih Rendah
    Mager, Awas 3 Penyakit Ini Mengintai

    Apa gejala pada anak yang lebih besar dan orang dewasa?
    Gejala awalnya adalah:
    *Temperatur tinggi (demam) atau justru sangat rendah
    *Rasa dingin dan menggigil
    *Detak jantung cepat
    *Napas memburu

    Dalam beberapa kasus, gejala dari sepsis yang lebih parah termasuk:
    *Merasa pusing atau pingsan
    *Perubahan mental seperti kebingungan dan disorientasi
    *Diare
    *Mual dan muntah
    *Meracau
    *Nyeri otot parah
    *Rasa dingin dan pucat
    *Urine lebih sedikit
    *Tidak sadarkan diri

    Kapan harus mendapat pertolongan medis bila curiga terserang sepsis?
    Segera ke dokter bila memang sudah merasakan gejala sepsis. Bila dokter merasa kita terserang sepsis, maka ia akan meminta kita ke rumah sakit untuk didiagnosis dan dirawat.

    Bagaimana sepsis didiagnosis?
    Serangkaian tes akan dilakukan untuk mencari tahu apakah kita terkena sepsis, seperti mengukur suhu tubuh, detak jantung, dan mungkin tes darah. Tes lain bisa membantu memastikan bagian tubuh mana yang terserang sepsis dan fungsi tubuh yang mana yang sudah terkena dampaknya, termasuk tes:
    *Mengambil contoh jaringan, kulit, atau cairan dari area yang terserang sepsis
    *Tes pernapasan
    *Cek tekanan darah
    *Mengambil contoh urine dan feses
    *Periksa dengan sinar X, USG, dan CT scan

    Apa pengobatan untuk sepsis?
    Bila terdeteksi sejak awal dan belum menjalar ke organ vital, sepsis masih bisa diobati di rumah dengan antibiotik. Bila sudah parah, penderita harus dibawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan serius. Kondisi penderita sepsis parah bisa sangat fatal. Sepsis bisa disembuhkan bila segera terdeteksi dan mendapat pengobatan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.