Ketahui Khasiat Kecantikan EGF, Kandungan yang Ada dalam Tubuh

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kulit cerah. Shutterstock

    Ilustrasi kulit cerah. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap perempuan menginginkan kulitnya tetap sehat dan kencang. Ada beragam cara untuk menjaga kecantikan kulit. Salah satunya lewat kandungan Epidermal Growth Factor (EGF) yang sudah hadir dalam tubuh manusia.

    Menurut dr. Inneke Jane Hidayat, EGF merupakan faktor utama bagi sel kulit untuk tumbuh. Keberadaannya bisa ditemukan di cairan tubuh manusia. Contohnya adalah air mata, air liur, dan ASI. 

    EGF memiliki beragam fungsi meliputi segi kecantikan hingga kesehatan. Pertama, EGF dapat mempercepat proses regenerasi kulit. "Kulit manusia regenerasi 28 hari sekali. Kalau nggak, kulit seseorang bakal kusam. EGF ini bisa membantu regenerasi," tutur dr. Inneke Jane Hidayat pada peluncuran produk salon Orlymiin di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat pada Selasa 17 April 2018.

    Artikel lain:
    2 Kunci Utama Agar Kulit Wajah Sehat dan Cantik
    13 Kebiasaan yang Dapat Menjaga Kulit Tetap Sehat

    dr. Inneke Jane Hidayat (Dira / Tabloidbintang.com)
    dr. Inneke Jane Hidayat (Dira / Tabloidbintang.com)
     

    Kemudian EGF dapat berfungsi untuk mengobati bekas luka, karena membantu penambahan sel kulit sekaligus penghambatan pigmen. EGF juga memberikan nutrisi dan melembabkan kulit. Terakhir, EGF juga dapat merangsang pertumbuhan kolagen, sehingga dapat mencegah kerutan di wajah. 

    Baca juga: Meremajakan Kulit dengan Teknologi Mutakhir Apa Itu?

    EGF memang sudah ada dalam tubuh manusia. Meski begitu, kandungannya bisa pudar seiring dengan bertambahnya umur seseorang. "Saat berusia 29 tahun, EGF turun drastis. Usia kepala 3 kulit lebih kusam terus cepat flek karena sinar matahari," ujar dr. Inneke Jane Hidayat. Karena itu, Anda dianjurkan untuk memakai produk seperti krim dengan kandungan EGF jika sudah berusia lebih lanjut.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.