Tak Hanya untuk Memasak, Santan juga Super buat Kesehatan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi santan kelapa. shutterstock.com

    Ilustrasi santan kelapa. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Selain buat memasak dan campuran makanan, ternyata santan juga punya beberapa manfaat kesehatan. Santan yang berasal dari kelapa kerap kali diberitakan menjadi penyebab penyakit serius, seperti meningkatkan kolesterol darah dan penyakit jantung.

    Bahkan, sekarang banyak produk sintetis atau buatan yang diklaim lebih sehat untuk menggantikan santan. Padahal faktanya, santan tidak seburuk itu.

    #Sumber lemak baik
    Santan memiliki tingkat lemak jenuh yang tinggi tapi tidak berbahaya karena termasuk trigliserida rantai pendek hingga sedang. Oleh sebab itu, santan mudah larut dalam air dan lemaknya tidak menyumbat pembuluh darah ketika dikonsumsi. Lemak juga lebih cepat menghasilkan energi dan mempercepat metabolisme.

    #Kaya antioksidan
    Zat antioksidan dipercaya mampu menangkal radikal bebas. Oleh sebab itu, mengonsumsi santan bisa membantu mencegah penyakit akibat radikal bebas, seperti kanker, dan menunda penuaan.

    #Mengandung vitamin dan mineral
    Berbagai jenis vitamin dan mineral penting juga terdapat pada santan, antara lain zat besi, magnesium, fosfor, potasium, tembaga, selenium, seng, dan folat. Selain itu, santan juga mengandung vitamin A, D, E, K, C, dan B16. Santan diketahui pula mengandung zat-zat penting bagi tubuh seperti tiamin, niasin, kolin, asam pantotenat, dan kalsium.

    #Manfaat kecantikan
    Punya masalah rambut rontok? Santan merupakan salah satu bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk merawat rambut rontok. Selain itu, menggunakan santan sebagai bilasan setelah keramas, juga akan membantu merawat rambut kering, mengatasi ketombe, mempercepat penumbuhan rambut, dan menutrisi kulit kepala.

    TEEN

    Baca juga:
    Makanan Kaya Serat yang Baik untuk Kesehatan Tubuh
    Mengintip Kebiasaan Orang yang Jarang Sakit, Boleh Dicoba
    Usia Sudah Kepala 4, Waspadai Masalah Kesehatan dengan Cara Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.