Senin, 24 September 2018

Remajakan Kulit dengan Teknologi Mikrodermabrasi Athena

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kulit cerah. Shutterstock

    Ilustrasi kulit cerah. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Teknologi kecantikan untuk meremajakan kulit terus berkembang. Salah satu yang populer adalah mikrodermabrasi.

    Mikrodermabrasi ini pun terus diperbarui. Salah satunya mikrodermabrasi Athena, yang prinsip kerjanya sama dengan mikrodermabrasi pada umumnya. Namun ujung alatnya memiliki ukuran lebih lebar dan teksturnya lebih halus sehingga daya angkat sel kulit matinya lebih maksimal.

    Permukaannya tidak tajam sehingga risiko kulit lecet dan luka bisa diminimalkan. Bagian tubuh yang bisa dirawat dengan mikrodermabrasi Athena di antaranya kulit wajah, leher, ketiak, dan selangkangan yang hitam.

    Baca juga:
    Meremajakan Kulit dengan Teknologi Mutakhir, Apa Itu?
    Merawat Kulit Leher Sama Pentingnya dengan Wajah
    Teh Celup, Praktis Disajikan dan Baik Juga buat Kulit

    "Manfaatnya mengangkat sel kulit mati, mencerahkan, meratakan tekstur kulit, dan merangsang terbentuknya kolagen sehingga kulit lebih lembut sekaligus kencang," kata dr Stevy Dian Fitriani, Sp.KK dalam seminar Awet Muda dengan Teknologi Terkini bersama Klinik Amaryllis di Bekasi, Minggu, 15 April 2018.

    Ujung alat hanya digunakan untuk satu kali perawatan sehingga lebih higienis. Kelebihan lain, kata Stevy, intensitas alat bisa diatur dan disesuaikan dengan kondisi kulit pasien.

    Dalam kesempatan itu, Stevy mengingatkan mikrodermabrasi Athena bukan satu-satunya teknologi untuk meremajakan kulit. Ada lagi fraksi plasma darah (platelet rich plasma), yang memanfaatkan konsentrasi trombosit yang lebih tinggi dari normal.

    "Teknologi ini dibuat dari darah otolog melalui proses sentrifugasi sehingga aman dari penyakit menular. Trombosit yang dihasilkan pun memiliki faktor-faktor pertumbuhan yang secara aktif merangsang terjadinya regenerasi jaringan kulit," ujar Stevy.

    Ia menambahkan, "Teknologi ini efektif untuk mengatasi kerutan, garis senyum, lingkaran hitam di sekitar mata, hingga problem kebotakan."

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep