Senin, 24 September 2018

Habis Makan Kok Malah Mengantuk, Ini Biang Keladinya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita mengantuk atau menguap.  shutterstock.com

    Ilustrasi wanita mengantuk atau menguap. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seseorang biasanya tidak bisa fokus melakukan aktivitas dengan baik saat lapar. Jadi, lebih baik hentikan pekerjaan sejenak untuk makan.

    Tapi, jangan sampai jumlah makanan yang dikonsumsi berlebihan sebab Anda akan mengantuk saat perut sudah kenyang dan akhirnya mengganggu kinerja. Kejadian seperti ini sering dialami banyak orang, khususnya setelah makan siang.

    Sebenarnya apa yang menyebabkan rasa kantuk muncul setelah makan? Dikutip dari Live Strong, serangan kantuk setelah makan alias food coma tentu sangat menyebalkan, apalagi jika pekerjaan belum selesai.

    Ahli gizi dari Universitas Cornell di New York, Amerika Serikat, David Levitsky, mengatakan food coma terjadi saat makanan sampai ke perut dan aliran darah bergeser dari otak menuju ke usus. Kondisi ini membuat detak jantung melambat yang akhirnya menyebabkan kantuk.

    Artikel lain:
    Hampir Seluruh Penduduk Indonesia Kurang Makan Sayur dan Buah
    Pentingnya Konsumsi Xylitol Setelah Makan
    Anak Susah Makan Rentan Stress Jika Terus Dipaksa

    Semakin banyak jumlah makanan yang dikonsumsi, maka seseorang akan semakin mengantuk. Pada umumnya, setelah makanan sampai ke lambung, sistem pencernaan akan menyerap nutrisi dan didistribusikan ke berbagai bagian tubuh. Sementara, sisanya dipakai untuk memproduksi berbagai hormon dan menaikkan gula darah.

    Salah satu hormon yang meningkat setelah makan adalah serotonin dan melatonin yang merangsang rasa kantuk. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

    Jika Anda mengantuk setelah makan, segeralah bangkit dari tempat duduk untuk melakukan peregangan. Tidak perlu terlalu lama, cukup berjalan selama 10-15 menit saja untuk mengusir kantuk.

    Saat bergerak, tubuh akan membakar energi, menurunkan gula darah, sekaligus hormon pemicu kantuk. Guna menekan kemungkinan munculnya food coma, Anda harus benar-benar memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

    Pastikan Anda mengonsumsi makanan dalam jumlah seimbang. Batasi jumlah karbohidrat agar tidak merasakan kantuk yang berlebihan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep