Minggu, 22 Juli 2018

Intoleransi Laktosa Bukan Alergi Susu, Cek Gejala dan Pencegahan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sakit perut. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi sakit perut. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Intoleransi laktosa adalah kondisi di mana tubuh tak mampu menyerap kandungan gula yang ada pada susu atau produk-produk susu. Menurut National Institutes of Health (NIH) di Amerika Serikat, penyebabnya adalah kekurangan laktase, enzim yang bertugas memetabolisme laktosa di usus kecil.

    Menurut Scandinavian Journal of Gastroenterology, kadar intoleransi laktosa pada setiap orang dewasa juga berbeda-beda, dari 5 sampai 100 persen. Intoleransi laktosa berbeda dari alergi susu. Alergi susu lebih diakibatkan protein pada susu, bukan laktosa. Kondisi ini juga bisa disebabkan keturunan.

    Pada orang dewasa yang tak tahan laktosa, zat ini difermentasi dan dicerna oleh bakteri di usus untuk menghasilkan gas dan rangkaian pendek asam lemak. Akibatnya adalah kram perut, kembung, diare, kentut, dan mual. Parah tidaknya gejala tergantung pada seberapa cepat laktase yang ada dalam sistem pencernaan yang digunakan.

    Artikel lain:
    Alasan Susu Sapi Lebih Baik Ketimbang Susu Hewan Lainnya
    Bahaya Mengkonsumsi Susu dan Yogurt Bersamaan
    Susu Kedelai, Paling Bergizi Dibanding Almond dan Beras

    Orang-orang yang sering bermasalah dengan perut, seperti kram dan kembung, mungkin mengalami intoleransi laktosa setelah mengkonsumsi susu atau produk-produknya. Gejala biasanya muncul 30 menit sampai dua jam setelah mencerna produk susu.

    Untuk mengatasi masalah ini tak perlu ke dokter spesialis atau obat khusus, cukup memangkas konsumsi produk-produk susu, namun tetap memastikan penderita tak kekurangan kalsium dan vitamin D. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Juni 2017 disebutkan penderita intoleransi laktosa yang mengurangi produk-produk susu ternyata kekurangan vitamin D dalam darah.

    Cara lain untuk mengatasi adalah dengan pil atau obat tetes yang mengandung laktase yang ditenggak sebelum makan. Meminum probiotik juga diklaim ampuh mengatasi masalah laktosa ini.

    Cara lain adalah dengan memangkas makanan yang mengandung laktosa tinggi, yakni: *Susu dan minuman berbahan dasar susu
    *Makanan yang terbuat dari susu
    *Keju
    *Krim kopi
    *Eskrim
    *Puding
    *Mentega
    *Saus krim 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.