Senin, 10 Desember 2018

Namjoo Apink Dibilang Operasi Plastik, Hampir Sulit Dikenali

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Namjoo Apink. Instagram

    Namjoo Apink. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang satu anggota grup girl band asal Korea Selatan, Namjoo dari A-Pink, atau Namjoo Apink, menjadi sorotan. Namjoo Apink dikabarkan melakukan operasi plastik pada beberapa bagian wajahnya.

    Baca juga:

    Ayu Ting Ting Ogah Operasi Plastik, Ini Alasannya
    Suntik Filler dan Operasi Plastik Bikin Ketagihan? Ini Kata Ahli

    Perubahan pada wajah Namjoo Apink diketahui para penggemar saat menghadiri acara African Development Bank-Korea Africa Economic Cooperation Conference, baru-baru ini. Di Korea Selatan, tindakan operasi plastik menjadi hal yang biasa karena dilakukan oleh para remaja, tidak terkecuali kalangan selebritas.

    Dalam acara African Development Bank-Korea Africa Economic Cooperation Conference, Namjoo Apink didapuk menjadi model utamanya. Namun penampilannya saat itu justru menjadi perbincangan banyak orang. Sebab, para penonton menyaksikan ada perubahan pada beberapa bagian wajahnya, dan yang paling kentara adalah hidungnya yang tampak lebih tirus.

    Penampilan Namjoo Apink saat menghadiri African Development Bank-Korea Africa Economic Cooperation Conference. AllKPop

    "Kenapa dia mengubah mata dan hidungnya? Penampilannya begitu kacau," tulis seorang netizen mengomentari penampilan Namjoo Apink. "Dia terlihat sangat buruk. Saya bahkan tidak bisa mengenalinya," tulis netizen lain.

    Para fan dan warganet menuding perempuan bernama asli Kim Nam Joo itu telah melalukan operasi besar-besaran pada wajahnya. Mereka menilai perubahan wajah ini tidak sebagus aslinya.

    Namjoo Apink. Instagram

    Mengenai dugaan operasi plastik, Plan A sebagai agensi Namjoo enggan berkomentar. “Tidak ada yang perlu dikomentari," ujar salah satu perwakilan agensi, seperti dikutip dari Allkpop.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.