3 Makna Kecantikan Ucita Pohan: Terima, Syukuri dan Rawat Diri

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ucita Pohan

    Ucita Pohan

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang punya makna khusus tentang kecantikan. Bagi beauty blogger, Ucita Pohan, makna kecantikan tidak dapat dilihat hanya dari fisik seseorang. Tapi juga perasaan seseorang mengenai dirinya sendiri. 

    “Jadi intinya kalau kita sudah bisa menerima kita lahir seperti apa, dan kemudian mensyukuri hal tersebut dan kemudian merawat diri sendiri, Kita pasti akan terlihat cantik,” ujar Ucita Pohan, di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa 10 April 2018.

    Baca juga: Beauty On Canvas Bawa Pesan Khusus dari 12 Blogger Kecantikan

    Perempuan yang juga berprofesi sebagai penyiar radio ini mengatakan masih banyak perempuan yang tidak menyukai salah satu bagian tubuh mereka. Persepsi ini yang harus diubah, cobalah menerima dan mensyukuri tubuh sendiri. Ini yang penting bukan lagi fokus pada bagian tubuh yang tidak disukai tapi pada hal-hal yang disukai. 

    Beauty Blogger Ucita Pohan di pameran Beauty On Canvas, di lantai 4 Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa 10 April 2018 (Tempo/Astari P Sarosa)

    Baca juga: Temukan Inspirasi Kecantikan di Plaza Indonesia Beauty Week 2018

    Setelah mensyukuri tak lupa merawat diri sendiri. Tidak harus perawatan kecantikan yang mahal. Menurut Ucita Pohan cobalah mulai dari hal-hal sederhana, seperti mandi bersih setiap hari, membersihkan wajah, menyisir rambut sebelum keluar rumah, dan sebagainya. Semua hal tersebut adalah perawatan sederhana yang bisa membuat penampilan menjadi lebih cantik. 

    Tapi ada satu hal yang sering dilupakan yaitu menumbuhkan perasaan pada diri sendiri. “Tumbuhkan perasaan kalau diri sendiri itu cantik,” kata Ucita. Terlebih, masih banyak wanita yang membandingkan diri sendiri dengan orang lain, karena itu pernyataan positif 'Saya cantik' untuk diri sendiri sangat penting.

    Baca juga: Makna Kecantikan Bagi Camila Cabello, Menerima Ketidaksempurnaan

    ASTARI PINASTHIKA SAROSA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.