Senin, 24 September 2018

Bahaya Mengkonsumsi Susu dan Yogurt Bersamaan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi susu dan yogurt. Shutterstock

    Ilustrasi susu dan yogurt. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang yang berpikir kalau mengombinasikan beberapa jenis makanan sehat akan bisa meningkatkan efek baiknya untuk tubuh. Selain untuk manfaat kesehatan, makanan sering dikombinasikan juga untuk membantu penyerapan nutrisi atau menyehatkan pencernaan.

    Salah satunya adalah mengkonsumsi yogurt dan susu bersamaan, misalnya dalam bentuk smoothie. Susu memang sering dikombinasikan dengan yogurt, terutama untuk hidangan sarapan, karena dianggap baik dan bernutrisi.

    Faktanya ternyata tidak demikian. Tak semua makanan cocok untuk dicampur atau dimakan bersamaan. Seperti dikutip dari buku "The Complete Book of Ayuverdic Home Remedies", ada kombinasi makanan tertentu yang bisa mengganggu sistem pencernaan.

    Gejalanya adalah membuat perut kembung dan tidak nyaman. Dr. Vasat Lat dalam buku tersebut menyebutkan bahwa yogurt sebaiknya tak dipadukan dengan susu. Demikian pula memadukan yogurt dengan buah yang asam, melon, ikan, mangga, keju, dan pisang, juga dianggap tak baik bagi kesehatan.

    Alasannya karena yogurt bersifat asam, kental, dan merangsang sekresi kelenjar dalam tubuh. Karakter yogurt ini berlawanan dengan sifat khas susu. Selain itu, yogurt yang merupakan produk fermentasi tidak boleh dikonsumsi dengan susu karena akan menghambat penyerapan nutrisi dan bisa menyebabkan infeksi saluran cerna.

    Oleh karena itu, jika kita pernah merasakan kembung, kram perut, atau masalah sakit perut lain setelah mengkonsumsi smoothie atau makanan lain yang mengandung campuran susu dan yogurt, sebaiknya hentikan memakannya.

    TEEN

    Baca juga:
    Yuk Buat Yogurt Sendiri di Rumah
    Lapar Berat Lalu Makan Yoghurt dan 7 Kudapan yang Keliru
    Ayran, Yoghurt Khas Turki yang Menyegarkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep