10 Perabot Rumah Tangga Berikut Harus Rutin Diganti

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bantal. elizabethjayne.co.uk

    Ilustrasi bantal. elizabethjayne.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah yang bersih dan higienis membutuhkan kerja keras serta konsistensi. Sebab, menjaga rumah tetap bersih tidak cukup hanya dengan menyapu dan mengepel.

    Beberapa perabot rumah tangga menjadi tempat berkumpulnya bakteri, sehingga harus diganti secara rutin. Namun tak jarang kita malas mengganti barang-barang yang ada hingga benar-benar terlihat kotor. Padahal, jika dibiarkan, dapat menjadi sumber penyakit. Berikut ini beberapa barang rumah tangga yang harus diganti secara rutin.

    Sikat gigi
    Kebersihan gigi sangatlah penting. Untuk itu, menyikat gigi sehari dua kali perlu dilakukan. Namun terkadang kita lupa mengganti sikat yang digunakan untuk membersihkan gigi dan mulut. "Anda harus mengganti sikat gigi atau kepala sikat gigi elektrik setiap tiga bulan, kecuali sikatnya sudah rusak lebih cepat dari itu," kata dokter gigi Ben Atkins kepada Netmums. Sedangkan anak-anak biasanya menyikat gigi lebih cepat ketimbang orang dewasa, sehingga sikat gigi mereka harus lebih sering diganti.

    Baca juga: Rupa-rupa Pembersih Perabot Rumah Tangga

    Sisir
    Sisir yang sering dipakai bisa mengandung banyak kuman dari rambut. Penata rambut selebritas, Jamie Stevens, menyarankan membersihkan sisir setidaknya sekali dalam sepekan dan membeli yang baru setiap tahun. "Bersihkan sisir di air sabun yang panas, lalu bersihkan dari rambut-rambut yang tersangkut. Semprot dengan disinfektan untuk membunuh kuman yang tersisa," tuturnya.

    Sandal rumah
    Ketika memakai sandal di dalam rumah setelah seharian beraktivitas, Anda mungkin tidak memikirkan betapa kotornya benda itu. "Anda harus berhati-hati terhadap apa pun yang bersentuhan dengan kulit," ujar pakar kebersihan, Profesor Sally Bloomfield. Anda harus mencuci sandal secara rutin untuk mengurangi risiko infeksi dan menggantinya setiap enam bulan. Sekali Anda mengalami infeksi jamur, ada kemungkinan Anda kembali mengalaminya.

    Spons
    Spons yang dipakai untuk membersihkan kamar mandi atau dapur harus dibuang tiap pekan. Jika Anda memikirkan jumlah debu yang terakumulasi di dalam rumah, hal ini tidaklah mengejutkan.

    Baca juga: Waktu yang Tepat Bersihkan Peralatan Rumah Tangga

    Matras
    Rata-rata orang akan menghabiskan sekitar 25 tahun hidupnya untuk tidur. Karena itu, jika Anda tidak tidur di kasur yang bagus, efek sampingnya akan merugikan kesehatan. Menurut The Sleep Council, Anda harus membeli kasur baru setiap delapan tahun karena baru bisa memberi kenyamanan dan dukungan yang tepat untuk tubuh.

    Karpet
    Bayangkan jumlah kotoran yang ada di karpet yang selalu Anda injak setiap hari. Karpet dapat berisi segala macam bakteri, baik dari tumpahan makanan maupun kaki yang kotor. Karpet harus diganti setiap 5-15 tahun, tergantung jenisnya. Karpet yang bahannya lebih mudah kotor harus lebih cepat diganti.

    Kontainer plastik
    Anda yang sering membawa bekal dalam tempat makan plastik juga harus berhati-hati. Bila kotak plastik yang dipakai sudah tergores atau dipakai untuk memanaskan makanan di dalam microwave, mungkin makanan Anda sudah terpapar toksin berbahaya. Pastikan mengganti tempat makan plastik setidaknya setiap enam bulan.

    Baca juga: Tip Menghilangkan Noda dan Minyak Peralatan Rumah Tangga

    Wajan
    Tidak disarankan memasak di wajan yang sudah tergores. Anda harus mengganti wajan setidaknya 3-5 tahun sekali. Pasalnya, memasak dengan wajan yang sudah tidak mulus bisa berpotensi membuat makanan terpapar komponen yang tak baik untuk tubuh.

    Handuk mandi
    Tidak ada yang lebih nyaman dari mengeringkan tubuh dengan handuk baru yang lembut. Kita tahu kapan handuk harus diganti, yakni ketika seratnya sudah kasar saat disentuh. Ketika handuk sudah tidak bisa menyerap air sebaik dulu, saat itulah bakteri akan lebih mudah berkembang biak di permukaannya. Untuk itu, gantilah handuk setiap 1-3 tahun.

    Bantal
    Jika Anda tidak mencuci bantal setidaknya tiga bulan sekali, berarti Anda membenamkan wajah ke dalam benda yang penuh kotoran. "Bantal tua yang tidak dicuci bisa mengandung setidaknya 10 persen kulit mati serta debu dan kotoran yang mengandung alergen," kata The Sleep Council. Untuk itu, disarankan mengganti bantal setiap 2-3 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.