Cegah Kejahatan, Jangan Asal Unggah Foto Rumah di Media Sosial

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ruang tamu. Shutterstock

    Ilustrasi ruang tamu. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Media sosial adalah salah satu sarana untuk membagikan hal-hal menarik, termasuk desain rumah. Namun sayangnya, hal tersebut membuat orang lain memahami desain serta kondisi rumah kita. Hal ini tentu berisiko sebab bisa jadi foto itu dimanfaatkan atau memicu perilaku kejahatan.

    Agar terhindar dari kejahatan yang memanfaatkan unggahan foto keadaan rumah di media sosial, sebaiknya ikutilah langkah-langkah berikut ini

    1. Foto seperlunya
    Jika ingin membagikan foto di akun media sosial, ada baiknya untuk membagikan foto rumah yang seperlunya saja. Hindarilah menunjukan foto keseluruhan ruangan yang ada di rumah. Tunjukkan ruangan yang biasa-biasa saja, seperti kamar mandi, ruang makan, atau ruang tamu. Sebaiknya jangan menunjukan keseluruhan isi yang ada di kamar, seperti berbagai barang-barang koleksi yang dimiliki.

    2. Hanya berbagi dengan teman dekat
    Membagi kebahagian dengan orang lain wajar-wajar saja. Namun, untuk membagi keseluruhan ruangan yang ada di dalam rumah, sebaiknya hanya kepada teman dekat saja. Tetapi, jika tetap ingin membaginya di media sosial, pastikan akun yang dimiliki terkunci agar yang melihat foto-foto yang diunggah hanya orang-orang yang dikenal saja.

    3. Bagi yang bermanfaat
    Membagi foto-foto rumah memang dengan niat positif, seperti memberikan referensi desain hunian kepada orang lain. Namun, agar terhindar dari kejahatan, ada baiknya untuk mengunggah foto-foto yang bermanfaat saja. Unggahlah foto-foto berupa kreasi aksesori hasil karya sendiri dan lain sebagainya. Hal tersebut tentu akan lebih membuat orang lain tertarik dengan foto yang diunggah di sosial media.

    HOME

    Artikel lain:
    Ancaman Media Sosial, Pasangan Bubar, Cinta pun Berantakan
    Jangan Memamerkan 4 Hal Ini di Media Sosial, Simak Alasannya
    Mengaku Introvert, Song Ji Hyo Tak Tertarik Main Media Sosial


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.