Dokter Jelaskan Kiat untuk Pasangan yang Ingin Punya Anak

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan suami istri konsultasi dengan dokter. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan suami istri konsultasi dengan dokter. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan suami isteri yang tengah menanti momongan biasanya rutin bercinta. Namun dokter spesialis obstetri dan ginekologi Grace Valentine menganjurkan untuk tidak melakukan hubungan seks setiap hari. 

    "Kalau bercinta setiap hari, spermanya belum benar-benar matang sudah dikeluarkan lagi, jadi kualitasnya tidak baik," ucap Grace beberapa waktu lalu di Jakarta. 

    Grace menyarankan pasangan untuk bercinta 2-3 kali per minggu. Bila tak kunjung hamil selama 1 tahun meski rutin bercinta, dokter yang praktik di RSPI Puri Indah ini menyarankan untuk berkonsultasi ke dokter.

    Baca juga: Sulit Hamil? Ikuti 3 Program buat yang Ingin Punya Anak

    Untuk pria biasanya akan dilakukan pemeriksaan kekentalan sperma. (Depositphotos)

    Baca juga: Ladies, Lakukan 7 Hal Ini Agar Bisa Segera Punya Anak

    Pemeriksaan oleh dokter dilakukan terhadap suami dan isteri. "Untuk pria biasanya akan dilakukan pemeriksaan kekentalan sperma, volume sperma. jumlah konsetrasi sperma, gerakan sperma sampai bentuk sperma," terang Grace. 

    Sedangkan, untuk wanita akan dilakukan pemeriksaan cadangan sel telur. "Diperiksa di hari kedua haid, pemeriksaan sederhana dengan USG atau bisa juga dilakukan pengecekan hormon. Harus dicari apakah ada kelainan mioma, sindrom ovarium polikistik, atau kista. Fungsi saluran telur dan bentuk rahim juga akan diperiksa," tutur Grace. 

    Baca juga: Terus Ditanya Kapan Punya Anak, Ini Jawaban Jitu

    Faktor lain seperti gangguan ketika bercinta, misalnya nyeri ketika berhubungan dan ejakulasi dini, juga harus dicermati. Yang tak kalah penting adalah gaya hidup sehat dari kedua belah pihak. "Hindari merokok, alkohol tidak boleh terlalu banyak, kafein juga dikurangi, dan pilih karbohidrat kompleks," kata Grace.

    AURA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.