Tren Hijab Lebaran 2018, Bergaya Simpel dan Minimalis

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wardah Book Launching

    Wardah Book Launching " Lima Warsa Barli Asmara- Diantara Gemerlap Ormentasi". Rangkaian acara Jakarta Fashion Week di Senayan City, Senin, 24 Oktober 2016. TEMPO/Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Perkembangan modest wear kini semakin pesat, termasuk untuk pilihan gaya hijab. Menurut desainer Barli Asmara tren hijab semakin bervariasi di tahun 2018, sehingga memudahkan pengguna hijab untuk memilih sesuai keinginan atau karakternya. 

    "Makin hari tren hijab makin bervariasi, di tahun 2018 ini saja sudah banyak sekali trend yang bisa dipilih para pengguna hijab.  Mulai dari tren layer, tabrak motif, minimalis, androgini, destruktif atau tali menali hingga yang memilih tampil simpel," ujar Barli Asmara.

    Lebih lanjut, Barli menambahkan tren hijab makin bervariasi karena model dan material hijab yang juga berkembang. Di tahun 2018 ini misalnya, hijab yang mengusung tema etnik yang berbahan dasar tenun pun mulai ramai digemari.

    Baca juga: 5 Seleb dengan Hijab Print Scarf, Masihkah Diminati Tahun Ini?


    Hijab print yang masih akan tren (Instagram)

    Baca juga: Untungnya Hijab Bahan Voal Menurut Dian Pelangi

    "Karena menurut aku untuk hijab sekarang itu perkembangannya pesat banget.  Makin bervariasi juga ada yang diperuntukkan bagi yang sporty, minimalis, modern, edgy sampai etnik yang berbahan dasar tenun pun ada, lo. Semua itu tergantung demand pasar," jelas Barli Asmara saat ditemui di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat,  pekan lalu.

    Meski perkembangannya begitu cepat dan bervariasi, untuk urusan warna hijab dengan warna monokrom dan pastel tetap mendominasi. Sedangkan untuk gaya penggunaan hijab, pengguna hijab mulai beralih pada gaya hijab yang simpel, dan meninggalkan penggunaan hijab yang memiliki aksen atau detail kuat.

    "Warna-warna pastel juga akan tetap mendominasi, begitupun monokrom dan printing. Saya juga merasa para pengguna hijab saat ini mulai meninggalkan hijab yang detailnya terlalu too much. Jadi ga ada mutiara, payet  dan bordir. Itu semua sudah mulai ditinggalkan ya," tambah Barli Asmara.

    Baca juga: 5 Gaya Hijab Sporty ala Astrid Kuya


    Hijab yang sederhana dan tanpa ornamen juga digemari (Depositphotos)

    Selain itu, pengguna hijab kini lebih memilih menggunakan hijab yang bisa dipadankan dalam segala situasi. Sehingga mereka juga mempertimbangkan pemilihan material hijab yang nyaman digunakan. Untuk Hari Raya Lebaran 2018, hijab berbahan linen, voal dan crepe juga akan digemari.  

    "Bahan linen, strech, voal, crepe, katun, paris,  hingga denim itu pasti yang paling dicari dan paling banyak digunakan dengan alasan nyaman dan pas dipadankan dengan beragam gaya," ujar Barli Asmara.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.