Cegah Peradangan di Area Miss V, Dokter Ingatkan Cara Pembersihan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Miss V

    Ilustrasi Miss V

    TEMPO.CO, Jakarta - Perempuan sering tidak menyadari adanya peradangan di area miss V atau disebut dengan istilah vaginitis. Padahal diperkirakan sekitar 30 persen wanita mengalami vaginitis. Banyak faktor penyebab vaginitis, mulai dari virus, parasit, jamur, sampai perubahan keseimbangan antara kuman yang baik dan kuman jahat.

    Sebagai pencegahan, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Grace Valentine mengingatkan untuk mengutamakan kebersihan miss V. Selain itu, miss V harus dalam keadaan kering karena kondisi miss V yang lembap bisa memicu tumbuhnya jamur.

    Baca juga: 3 Keinginan Perempuan Saat Meremajakan Miss V 

    Cara membersihkannya juga wajib diperhatikan. Grace mengingatkan untuk menyeka miss V dari arah depan ke belakang. "Tidak boleh menyeka dari belakang ke depan karena di belakang kan ada lubang anus yang mengandung banyak kuman dari feses (kotoran)," ujarnya dalam diskusi yang diselenggarakan Rumah Sakit Pondok Indah Group di Jakarta, pekan lalu.

    Ilustrasi bau tak sedap di area miss v. tabloidbintang.com

    Baca juga: Femilift, Cara Supaya Vagina Sempurna 

    Menurut Grace, membersihkan area kewanitaan paling aman dengan air. Namun sabun pembersih khusus dengan kadar pH yang tepat boleh digunakan. "pH normal area kewanitaan, bersifat agak asam. Kalau sabun cuci biasa, pH-nya basa. Jika pH di area ini berubah, kuman jahatnya akan bertambah," jelas Grace.

    Baca juga: Alasan Celana Dalam Katun Bersahabat buat Vagina

    Lalu bagaimana dengan penggunaan tisu basah khusus untuk membersihkan area kewanitaan? Kadar pH dan kandungan tisu basah wajib diperhatikan. "Paling aman pakai air terus dikeringkan dengan tisu atau handuk basah. Karena kalau pakai tisu basah harus dikeringkan lagi memakai tisu," ujar Grace. 

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.