4 Mitos Keliru soal Salad, Bagaimana Faktanya?

Ilustrasi salad salmon. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Salad adalah jenis makanan yang telah dikonsumsi sejak zaman Romawi kuno dan dipercaya sebagai makanan sehat yang kaya serat. Salad awalnya hanya terdiri dari campuran sayur-sayuran segar dan buah dengan siraman saus tertentu.

Seiring perkembangan zaman, salad dapat dikreasikan dengan menambahkan bahan lain, seperti keju, kacang-kacangan, biji-bijian, telur, daging, ikan, sapi, atau unggas. Selain itu, bahan sausnya pun kian beragam.

Di samping fakta-fakta umum tentang salad, tahukah Anda bahwa ada banyak informasi yang salah tentang salad? Berikut mitos dan faktanya.

#Mitos: Salad adalah makanan pelengkap
Komposisi salad yang didominasi sayuran hijau segar dan buah kerap membuat makanan ini dianggap sebagai pelengkap hidangan utama. Padahal, jumlah porsi salad dapat ditingkatkan dan komposisi bahan-bahannya dapat dikreasikan untuk dapat memenuhi kebutuhan kalori tubuh. Porsi salad sebagai hidangan utama sekitar 80-125 gram, dua kali lebih banyak jika dibandingkan dengan porsi untuk makanan pelengkap yang hanya 40-50 gram.

Jumlah kalori pada seporsi salad sebagai makanan utama juga dapat ditingkatkan dengan mengkombinasikan sayur dengan kacang-kacangan, daging asap, atau keju. Jadi, tidak ada salahnya menjadikan salad sebagai menu makanan utama karena kebutuhan kalori dan serat yang tinggi untuk tubuh tetap dapat terpenuhi.

Ilustrasi salad dengan telur. shutterstock.com

#Mitos: Selada adalah sayuran utama untuk salad
Selada sering dianggap sebagai sayuran wajib untuk setiap jenis salad karena teksturnya yang renyah atau warna hijaunya. Faktanya, selain selada ada beberapa alternatif sayuran hijau dengan tekstur renyah dan warna hijau segar lain yang cocok diolah menjadi salad, seperti zuccini atau mentimun jepang, bayam, brokoli, dan kubis. Bayam, brokoli, dan kubis memiliki kandungan vitamin A dan C, asam folat, serta tinggi serat dan rendah kalori sehingga tidak kalah dari selada.

#Mitos: Salad adalah makanan yang sedap dipandang tapi aneh rasanya
Sajian salad dengan warna-warni paduan aneka sayuran dan buah mentah dapat menggugah selera makan. Namun, banyak juga yang beranggapan bahwa salad dengan dominasi bahan mentah tersebut memiliki rasa yang tidak enak, pahit, dan aneh.

Padahal, jika dikombinasikan dengan bahan-bahan seperti kacang-kacangan, buah-buahan yang manis, dan asam seperti jeruk, nanas, mangga, apel, atau anggur, serta paduan dressing yang tepat, paduannya bisa menetralkan rasa sayuran hijau yang mungkin tidak disukai oleh sebagian orang. Tambahan keju atau daging bisa juga membuat rasa salad menjadi lebih baik.

Ilustrasi salad buah. AP/Matthew Mead

#Mitos: Bahan-bahan salad semuanya mentah
Tektstur yang renyah dan segar memang menjadi salah satu ciri khas salad. Namun, bukan berarti semua bahan-bahan salad, terutama sayuran, harus dibuat dalam keadaan mentah. Beberapa sayur untuk salad, seperti bayam, buncis, atau brokoli biasa diolah terlebih dahulu dengan cara dicelupkan dalam air mendidih selama beberapa detik untuk menghilangkan bakteri dan juga mengurangi bau langu pada sayur.

Bahan lain seperti kacang kedelai, kacang kapri, atau jagung juga sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Bijian-bijian campuran salad pun biasa dipanggang untuk memberikan tekstur renyah pada sajian tersebut. Beberapa salad ala Indonesia seperti gado-gado, pecel, atau karedok juga merupakan contoh penyajian sayuran hijau seperti salad namun dengan proses perebusan bahan-bahannya.

TEEN

Artikel lain:
Tidur Cantik Mitos atau Fakta? Simak Penjelasan Ahlinya
Mitos Dilarang Minum Air Dingin saat Menstruasi, Faktanya Adalah
Ternyata, Cinta pada Pandangan Pertama Cuma Mitos






Mitos atau Fakta : Toner Bisa Mengecilkan Pori-pori Kulit

17 hari lalu

Mitos atau Fakta : Toner Bisa Mengecilkan Pori-pori Kulit

Dokter kulit menjelaskan fungsi toner dalam perawatan kulit dan mematahkan beberapa mitos yang beredar.


Fakta Mengisi Ulang Baterai Ponsel, Lupakan Mitosnya

33 hari lalu

Fakta Mengisi Ulang Baterai Ponsel, Lupakan Mitosnya

Ada beberapa mitos soal mengisi ulang baterai ponsel yang masih dipercaya. Berikut mitos dan fakta seputar baterai ponsel.


Anak Muda Membongkar Trik, Mitos, dan Mistis

41 hari lalu

Anak Muda Membongkar Trik, Mitos, dan Mistis

Sejumlah anak muda mengajak masyarakat tidak begitu saja mempercayai mitos serta hal-hal yang berkaitan dengan mistik


5 Fakta Seputar Mitos Menyusui, dari Payudara Kendur hingga Kontrasepsi Alami

45 hari lalu

5 Fakta Seputar Mitos Menyusui, dari Payudara Kendur hingga Kontrasepsi Alami

Banyak mitos seputar menyusui yang bikin para ibu ragu, dokter menjelaskan faktanya.


Fakta Vitamin C yang Bukan Sekedar Mitos

51 hari lalu

Fakta Vitamin C yang Bukan Sekedar Mitos

Banyak mitos seputar vitamin C yang dipercaya orang. Berikut beberapa mitos yang mempengaruhi tingkat konsumsi vitamin ini.


Jangan Langsung Percaya Mitos soal Nutrisi, Cek Dulu Faktanya

58 hari lalu

Jangan Langsung Percaya Mitos soal Nutrisi, Cek Dulu Faktanya

Banyak rumor tak benar soal makanan dan gizinya. Agar tidak salah kaprah, berikut beberapa mitos mengenai nutrisi yang harus diketahui kebenarannya.


Hoaks dan MItos soal Cacar Monyet, Cek Faktanya

1 Agustus 2022

Hoaks dan MItos soal Cacar Monyet, Cek Faktanya

Mewabahnya cacar monyet di berbagai negara juga diiringi munculnya hoaks dan mitos yang perlu dicek lagi kebenarannya.


Lima Tempat yang Hilang di Indonesia, Dua di Antaranya Masih Dianggap Mitos

28 Juli 2022

Lima Tempat yang Hilang di Indonesia, Dua di Antaranya Masih Dianggap Mitos

Tempat yang hilang di Indonesia itu menjadi sebuah legenda di antara fakta dan mitos, juga dibumbui cerita yang tersebar dari mulut ke mulut.


6 Mitos dan Fakta Minum Air Putih

26 Juli 2022

6 Mitos dan Fakta Minum Air Putih

Minum air putih berperan kunci dalam menjaga suhu tubuh normal. Pahami pula faktanya agar tak terjebak mitos.


Cabut Gigi Bisa Bikin Buta, Mitos atau Fakta?

3 Juli 2022

Cabut Gigi Bisa Bikin Buta, Mitos atau Fakta?

Banyak orang takut cabut gigi atas karena khawatir menyebabkan kebutaan. Bagaimana faktanya?