8 Kebiasaan Buruk yang Diam-Diam Jadi Pembunuh

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak makan junk food. shutterstock.com

    Ilustrasi anak makan junk food. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita sering melakukan kebiasaan yang berakibat buruk dalam jangka panjang. Kurang atau lebihnya mengkonsumsi sesuatu, masing-masing akan memiliki akibatnya.

    Beberapa kebiasaan buruk apabila terus menerus dilakukan bahkan dapat pelan-pelan membunuh kita. Berikut di antaranya, seperti dilansir Boldsky.

    1. Terlalu banyak mengkonsumsi daging
    Daging adalah salah satu sumber terbaik protein. Konsumsi daging sangat penting karena kaya akan zat besi, seng, dan selenium. Namun, konsumsi daging yang berlebihan dapat merusak ginjal dalam jangka panjang. Kadar proteinnya yang tinggi akan membebani kerja ginjal sehingga lama kelamaan kinerjanya akan merosot.

    2. Menahan buang air kecil
    Banyak orang suka menahan buang air kecil karena seringkali waktunya kurang pas. Misalnya, ketika sedang menyetir tiba-tiba kebelet ingin buang air kecil. Karena sulit mencari kamar kecil, akhirnya kita menahan hingga sampai di tempat tujuan. Ternyata, hal ini tidak baik dilakukan karena menyebabkan bakteri dalam urine berkembang biak. Bahkan, kebiasaan menahan buang air kecil ini juga dapat menyebabkan infeksi saluran kencing uremia, yakni penumpukan urea dalam darah karena gagal ginjal, serta nefritis atau kerusakan pada bagian glomerulus ginjal akibat infeksi kuman.

    Baca juga:
    3 Kebiasaan Buruk yang Bikin Perut Buncit
    7 Kebiasaan Buruk Saat Bekerja yang Bisa Menghambat Karier
    Tanpa Sadar Orang Tua Melakukan 4 Kebiasaan Buruk pada Anak

    3. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
    Sama seperti daging, konsumsi gula yang terlalu banyak akan meningkatkan kadar protein pada ginjal sehingga akan membebaninya.

    4. Terlalu banyak mengkonsumsi obat antinyeri
    Konsumsi obat anti nyeri yang terlalu banyak dapat merusak ginjal dan hati.

    5. Terlalu banyak minum alkohol
    Terus-menerus mengkonsumsi alcohol dapat menyebabkan kerusakan berbagai organ tubuh, yakni ginjal, jantung, hati, mata, sistem reproduksi, kulit, otak, serta sistem pencernaan. Alkohol berlebihan juga dapat menumpulkan kordinasi tubuh dan menyebabkan mati rasa. Konsumsi alkohol yang terlalu banyak juga menyebabkan asam urat disimpan dalam tubulus ginjal sehingga dapat memicu gagal ginjal.

    6. Terlalu banyak mengkonsumsi garam
    Garam memang baik untuk tubuh. Banyak manfaat dari garam, salah satunya adalah untuk menjaga hidrasi tubuh. Namun, mengkonsumsi terlalu banyak garam bisa menaikkan tekanan darah sehingga akhirnya akan membebani ginjal.

    7. Kurang tidur
    Ketika tidur, tubuh akan memperbaiki jaringan-jaringan rusak pada ginjal. Kurangnya tidur menyebabkan tubuh tidak mampu melakukannya sehingga ginjal akan rusak.

    8. Kurang minum air
    Kurangnya asupan air dapat mempengaruhi sirkulasi darah dan menyebabkan ginjal gagal untuk mengeluarkan toksin dari tubuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.