MUFFEST 2018 Hadirkan Tren Fashion Muslim Kekinian

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Preview Busana Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2018 di Grand Indonesia, Kamis, 5 Oktober 2017 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    Preview Busana Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2018 di Grand Indonesia, Kamis, 5 Oktober 2017 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ajang tahunan Muslim Fashion Festival (MUFFEST) Indonesia digelar akan digelar pada 19 - 22 April di Jakarta Convention Center (JCC). National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan  MUFFEST 2018 akan dihadirkan dengan peningkatan kualitas fashion busana muslim/ 

    "MUFFEST yang akan diselenggarakan bulan depan, semoga saja dapat meningkatkan produk ragam keunggulan fashion muslim Indonesia, dan tentunya menarik minat pembeli dari lokal maupun luar negeri," kata Ali dalam jumpa pers MUFFEST 2018,  di Jakarta, Kamis 22 Maret 2018.

    Sebanyak seratus desainer akan unjuk karya di runway Muffest 2018. Mereka akan menampilkan Indonesia Tren Forecasting 2018 yang artinya busana muslim yang mengikuti kemajuan zaman. Ada juga pameran 200 merek fashion muslim di arena Muffest. Ali Charisma mengatakan target pengunjung acara ini mencapai 50 ribu orang dengan total transaksi Rp 35 miliar. Para pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 25 ribu.

    Baca juga: MUFFEST 2018, Dicari Hijaber Bergaya Menarik

    Panitia dan penyelenggara Muslim Fashion Festival atau Muffest 2018. BISNIS | Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh

    Baca juga: MUFFEST 2018, Lebih Megah dan Inspiratif 

    Beberapa perancang busana dan brand fashion muslim yang akan menunjukkan koleksinya antara lain Fitria Aulia by Warnatasku, Barli Asmara, Kami, Khanaan, Zoya, Hannie Hananto, Irna Mutiara, Najua Yanti, Neera Alatas, Eugene, Lisa Fitria, dan Ivan Gunawan.

    Ali Charima menambahkan, tantangan di dunia fashion saat ini sangat besar karena pasar bebas memungkinkan produk luar negeri masuk dan menggerus produk lokal. "Bisa jadi orang lebih memilih merek luar negeri karena harga lebih murah," ujarnya. Sebab itu, dia melanjutkan, sejumlah pihak mesti mendorong produk lokal untuk bersaing dengan brand luar negeri, baik dari sisi harga maupun kualitas.

    Baca juga: Denim Syar`i ala si.se.sa di MUFFEST 2017 

    Muffest 2018 mendapat dukungan dari komunitas muslim dan pemerintah, yakni Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau KUKM, serta komunitas Hijabers Community, dan Hijabers Mom Community.

    ANDRA PRABASARI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.