Perawatan Kulit ala Wanita Korea Hasilnya Tidak Instan, Alasannya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wajah perempuan yang putih mulus bersinar ala wanita Korea. shutterstock.com

    Ilustrasi wajah perempuan yang putih mulus bersinar ala wanita Korea. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapa yang tidak ingin memiliki wajah semulus dan sehalus artis Korea. Rahasianya adalah produk kecantikan berbahan alami dengan khasiat tinggi serta rutinitas perawatan kulit yang konsisten. Ahli kecantikan dan pendiri Soko Glam, Charlotte Cho sering mendapat pertanyaan seputar rutinitas kecantikan para wanita Korea. 

    “Anda akan segera tahu bahwa rutinitas ini benar-benar kebiasaan yang membuat Anda akan menyukainya, karena begitu memulainya, Anda tidak ingin berhenti, kulit dan rasa percaya diri akan meningkat,” ujarnya seperti dikutip dari The Klog.

    Pertanyaan pertama yang sering didengar adalah apakah harus memulainya dengan rutinitas 10 langkah? Menurut Charlotte Cho, sebaiknya mulailah rutinitas baru dengan mengenalkan produk ke dalam rutinitas Anda satu per satu, terutama jika Anda sensitif atau berjerawat.

    Baca juga: 4 Langkah Perawatan Kulit Berminyak ala Wanita Korea

    Misalnya, mulailah dengan pembersih wahah berbasis minyak dan jika kulit Anda tidak menunjukkan masalah, tambahkan pembersih berbasis air ke dalam campuran. Jika beberapa hari kemudian tanpa masalah, Anda dapat menambahkan toner.  Lanjutkan metode ini untuk sisa produk perawatan kulit baru berikutnya.

    Pendiri Soko Glam Charlotte Cho. Instagram.com/charlottejcho

    “Perawatan kulit akan selalu trial and error, baik untuk pemula dan ahli,” ujar wanita yang lahir dan besar di New York, Amerika Serikat. Jika Anda memperkenalkan 10 langkah baru pada satu waktu dan Anda mulai berjerawat akan sulit untuk mencari tahu produk atau bahan penyebabnya.

    Baca juga: 8 Rahasia Kecantikan Artis Korea 

    Selanjutnya adalah pertanyaan: Mengapa kulit saya terasa dan terlihat lebih berminyak setelah memulai perawatan kulit Korea? Menurut Charlotte Cho sebaiknya memilih produk berdasarkan jenis kulit. Jika Anda memiliki kulit berminyak, krim emollient dan produk perawatan mungkin tidak tepat untuk Anda dan bahkan menyebabkan kulit lebih berminyak.

    Kedua, jika menggunakan produk yang tepat untuk jenis kulit, kemungkinannya adalah masalah hidrasi. Ada perbedaan antara minyak dan kelembaban, dan kulit sehat dan bercahaya yang baru dimilliki karena produk kulit yang sangat terhidrasi. Wanita Korea tetap berpegang pada aturan menggunakan beberapa produk perawatan yang sangat menghidrasi untuk mencapai kulit yang bercahaya. Banyak produk dalam rutinitas perawatan kulit Korea dirancang untuk melembabkan dan mengunci kelembaban.

    Ahli kecantikan dan pendiri Soko Glam, Charlotte Cho. Instagram.com/charlottejcho

    Baca juga: Kulit Sebening Kaca, Tren Perawatan Baru dari Korea

    Terakhir, pertanyaan yang sering didapat Charlotte Cho adalah tentang hasil setelah mencoba menjalani beberapa minggu rutinitas perawatan kulit ala Korea. Perawatan kulit adalah tentang konsistensi. Tidak seperti makeup, hasilnya bisa terlihat seketika. Diperlukan setidaknya beberapa minggu untuk melihat perubahan yang terjadi. “Saya akan memakai produk selama satu sampai dua bulan dengan rutinitas yang benar, secara berurutan baik pagi dan malam, untuk melihat perubahan besar,” ujarnya.

    Ada beberapa hasil yang mungkin tanpa disadari sudah dirasakan. Seperti warna kulit yang sedikit lebih terang, permukaan kulit lebih halus, sedikit jerawat dibandingkan bulan lalu, dan makeup dapat menempel pada wajah. Sebagian besar filosofi perawatan kulit Korea adalah untuk pencegahan. Misalnya memakai tabir surya setiap hari bukan karena membuat kulit Anda terlihat lebih muda, tapi ini untuk mencegah bintik-bintik coklat atau garis-garis halus muncul.

    NIA PRATIWI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.