Dampak Buruk Terlalu Sering Memuji Anak

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak jenius. shutterstock.com

    Ilustrasi anak jenius. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak pertama kali anak mengucapkan kata pertamanya, Anda akan memberikan pujian tentang kepintarannya. Begitu juga saat dia belajar menghitung sampai 10 atau menuliskan namanya.

    Tapi memuji anak dengan mengatakan “kamu pintar sekali” terlalu sering dapat berdampak buruk. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Psychological Science, anak-anak cenderung berbuat curang jika Anda mengatakan mereka cerdas. 

    Mengutip laman Todays Parent, para peneliti, termasuk Kang Lee dari Dr Eric Jackman Institute of Child Study di University of Toronto, Kanada, melakukan riset terhadap 300 anak berusia 3-5 tahun. Anak-anak kemudian diberi tahu untuk menebak, apakah kartu itu memiliki angka lebih tinggi atau lebih rendah dari 6.

    Baca juga: 7 Hewan Peliharaan yang Cocok untuk Anak

    Pada tahap awal, beberapa anak diberi tahu bahwa mereka "sangat cerdas" saat mendapat jawaban dengan benar, sementara yang lain diberi tahu bahwa mereka "melakukannya dengan baik saat ini" atau sama sekali tidak dipuji. Pada tahap berikutnya, para penguji tersebut meninggalkan ruangan dan menyuruh setiap anak untuk tidak melihat kartu itu. Anak-anak yang diberi tahu bahwa mereka pintar lebih cenderung mengintip saat mereka mengira tidak ada yang melihat.

    Ilustrasi anak belajar bersama ibu. shutterstock.com

    Baca juga: Pakar Jelaskan Pola Asuh Orang Tua yang Sebabkan Anak Bipolar

    Peneliti menyimpulkan bahwa anak-anak mengetahui perbedaan antara menjadi pintar dan melakukan sesuatu yang cerdas. Ketika orang dewasa memuji kemampuan bawaan anak-anak mereka daripada penampilan tunggal mereka, itu membuat mereka cenderung ingin menjunjung tinggi persepsi positif tentang kecerdasan mereka dan bersedia menipu untuk melakukannya.

    Ini bukan pertama kalinya para peneliti menemukan dampak negatif yang terkait dengan memuji kepintaran anak-anak. Sebuah studi sebelumnya menemukan, memberi tahu anak-anak bahwa mereka cerdas telah meruntuhkan motivasi mereka untuk mencapainya pada masa depan.

    Baca juga: Tingkah Laku Menunjukkan Potensi Anak 

    Tidak ada salahnya memberi pujian kepada anak Anda saat dia melakukan pekerjaan yang baik. Tapi pujian yang berfokus pada kemampuan atau karakternya bisa menimbulkan banyak tekanan bagi anak-anak untuk menjalani pujian itu. Sebaiknya berikan pujian kepada anak-anak atas usaha mereka.

    NIA PRATIWI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.