Kiat Memilih Warna Lipstik Sesuai Bentuk Bibir

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belajar lipstik. boldsky.com

    Ilustrasi belajar lipstik. boldsky.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Memilih lipstik sering merepotkan. Salah memilih lipstik bisa-bisa bikin penampilan tidak maksimal.

    Warna lipstik ternyata juga sangat berpengaruh terhadap kesan bentuk bibir. Jadi, supaya bentuk bibir terlihat proporsional, kenali dulu bentuk bibir Anda.

    #Bibir tebal
    Coba perhatikan, apakah tipe bibir Anda memiliki ukuran yang sama tebal antara bibir bawah dan bibir atas. Tipe bibir seperti ini sangat cocok jika menggunakan lipstik dengan warna-warna berani, seperti ungu, merah tua, atau cokelat. Bibir akan terkesan lebih sensual karena efek glamor yang ditimbulkan dari warna-warna tersebut.

    Buat yang memiliki tipe bibir tebal juga sangat disarankan untuk tidak memilih lipstik dengan warna-warna nude. Warna-warna ini akan menimbulkan kesan pucat pada wajah dan penampilan jadi kurang maksimal.

    #Bibir bulat
    Bentuk bibir bulat memiliki ciri bibir atas dan bibir bawah terkesan penuh tapi bentuknya kecil. Tipe bibir seperti ini bisa menggunakan lipstik dengan warna-warna yang bervariasi, mulai dari warna gelap sampai warna lembut. Anda juga bisa menggunakan lipstik dengan warna mengkilap atau menambahkan lip gloss.

    #Bibir tipis
    Buat pemilik bibir kecil dan tipis, gunakan penggaris bibir agar bentuk bibir terkesan lebih proporsional. Gunakan lip liner yang warnanya selaras dengan warna garis bibir. Setelah membuat garis bibir, Anda bisa mulai memulaskan lipstik dengan warna lembut. Supaya bibir lebih terkesan bervolume, Anda bisa menambahkan lip gloss.

    TEEN

    Artikel lain:
    Teknik Supaya Lipstik Matte Tak Bikin Bibir Kering
    Hati-hati Mencoba Sampel Lipstik dan Maskara, Hindari Infeksi
    Mengatupkan Bibir, Cara Sia-sia Meratakan Lipstik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.