Alasan Remaja Belum Boleh Merias Wajah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi merias wajah. Dok. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    Ilustrasi merias wajah. Dok. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak-anak zaman now sepertinya lebih cepat dewasa. Saat usia remaja, tak sedikit gadis yang merias wajah mereka agar terlihat lebih menarik, bahkan tak percaya diri keluar rumah bila tidak ber-make-up.

    Sayangnya, make up bisa memberi dampak buruk pada kulit remaja, bahkan mempengaruhi kesehatan yang lebih luas. Begitu penjelasan Dr Manny Alvarez dilansir dalam Foxnews.

    Make-up bisa menyebabkan jerawat. Sebanyak 45 persen wanita di Brasil yang senang ber-make-up memiliki masalah kulit, 14 persen di antaranya bermasalah dengan jerawat. Pasalnya, banyak remaja yang merias wajahnya lebih tebal dari orang dewasa sehingga peluang mengalami kerusakan kulit pun semakin besar.

    Lebih buruk lagi, untuk menjaga citra dan tampil lebih sempurna, mereka justru menutupi jerawat dengan riasan yang lebih tebal. Walhasil, masalah jerawat semakin parah.

    Dalam sebuah survei yang dilakukan sebuah penjual make-up daring, banyak remaja yang sudah merias wajah sejak usia 11 tahun atau semakin muda dibanding usia rata-rata pengguna make-up pada era 1990-an. Para pakar kesehatan pun sangat memprihatinkan kondisi ini.

    Baca juga:
    Bahaya Terlalu Sering Mencuci Wajah, Kulit Kering dan Merah
    7 Langkah Agar Kerutan Tak Segera Muncul
    Manfaat Tepung Beras untuk Masker Pencerah Kulit Wajah

    Kebanyakan produk make-up yang beredar mengandung zat kimia berbahaya. Para peneliti menyebutkan berbagai macam zat tersebut berkaitan dengan banyak masalah kesehatan karena pengaruh hormon, bahkan bisa menyebabkan kanker serta ketidaksuburan.

    Untungnya, pengaruh buruk make-up pada remaja bisa disembuhkan. Peran orang tua membatasi penggunaan make-up oleh anak-anak di bawah umur juga sangat dibutuhkan.

    Bila ingin menggunakan make-up, pilihlah yang berbahan dasar air dan sapukan secara tipis. Hindari produk dengan zat berbahaya, seperti paraben dan phthalates. Sebaiknya pelajari dulu produk sebelum digunakan di kulit.

    Para remaja juga harus rajin merawat kulit dan memilih produk yang sesuai dengan jenis kulit mereka. Untuk kulit berminyak, pilihlah produk berbahan dasar air dengan hanya sedikit pelembap. Untuk kulit kering, pilih produk yang lebih banyak mengandung pelembap.

    YAYUK

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.