Franda Siap Melahirkan, Tak Ingin Persalinan di Dalam Air

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Usia kehamilan Franda kini memasuki bulan ke delapan. Instagram

    Usia kehamilan Franda kini memasuki bulan ke delapan. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Usia kehamilan Franda kini sudah 8 bulan. Diperkirakan, awal Mei 2018, buah hati pertamanya dengan Samuel Zylgwyn akan terlahir ke dunia. Franda mengatakan tidak mau melahirkan dengan metode yang tidak biasa.

    "Tidak mau yang air-airan," ujar Franda saat ditemui dalam acara peluncuran egg stroller Mothercare di Jakarta, Rabu, 21 Maret 2018. "Pokoknya yang normal-normal saja, di rumah sakit dengan dokter," ucapnya. 

    Alasan Franda enggan melahirkan di dalam air yang kini banyak menjadi pilihan para wanita sangat sederhana. Dia hanya tidak sanggup membayangkan air tempatnya melahirkan akan menjadi kotor dipenuhi darah. 

    Baca juga: Hamil Menyenangkan, Franda Bebas dari 5 Masalah Umum Bumil


    Franda (Seno / Tabloidbintang.com)

    Baca juga: Franda Ngidam Cilok Khusus di Malang 

    "Enggak tahu, membayangkannya jijik saja, ya. Jadi enggak deh," ujar Franda. Selain menolak proses persalinan di dalam air, dia menolak menggunakan metode hipnotis atau hypnobirthing yang diyakini dapat mengurangi rasa sakit saat melahirkan. 

    "Sempat ditawari hypno, tapi ada yang bilang, sudah, nanti sih pas melahirkan tetap saja teriak," ujar presenter ini. Kehamilan pertamanya bagi Franda sangat menyenangkan. Dia tidak mengalami beberapa masalah yang biasanya dirasakan ibu hamil. Misalnya rambut rontok, berat badan bertambah drastis, dan perubahan pada kulit. Sebaliknya, Franda merasa fisiknya kuat saat banyak beraktivitas. Rambut dan kulitnya juga lebih sehat. 

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.