Demi Lovato Mencoba Bunuh Diri Sejak Usia 7 Tahun, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Demi Lovato mengakui jika dirinya telah didiagnosis bipolar, dan ia merasa lega telah tahu. Bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrem. Gangguan ini juga diderita sejumlah selebritas. REUTERS

    Penyanyi Demi Lovato mengakui jika dirinya telah didiagnosis bipolar, dan ia merasa lega telah tahu. Bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrem. Gangguan ini juga diderita sejumlah selebritas. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Demi Lovato mengaku bahwa dia mencoba bunuh diri sejak usia tujuh tahun. Hal ini dikemukakan Demi Lovato dalam episode terbaru Dr. Phil yang baru saju disiarkan pada Selasa 30 Maret 2018. 

    Demi Lovato menceritakan saat mencoba bunuh diri, dia memiliki rasa penasaran yang kuat dengan kematian. "Aku pernah mengalami hal-hal yang belum pernah aku bicarakan sebelumnya dan aku tak tahu apakah akan membicarakannya. Tapi saat aku berusia 7 tahun aku tahu jika aku bunuh diri maka rasa sakit itu akan segera berakhir," ujarnya seperti dikutip dari laman Cosmoplitan.

    Baca juga: Demi Lovato Geram Jika Diungkit tentang Bipolar

    Demi Lovato saat diwawancara di acara Dr. Phil (dok. Elite Daily)
    Demi Lovato saat diwawancara di acara Dr. Phil (dok. Elite Daily)

    Pelantun Sorry Not Sorry itu juga mengatakan jika kehidupannya terasa berat saat ia mengalami perundungan, depresi hingga gangguan bipolar. Selain itu, ia juga pernah merasakan beberapa kecanduan dalam hidupnya. 

    "Kupikir kecanduan abadi dalam kehidupanku adalah tentang makanan. Aku mulai merasakan gangguan makan sejak masih muda. Hal itu adalah sesuatu yang harus aku hadapi setiap harinya," ujar Demi Lovato. Tidak hanya makanan, dia juga mengaku pernah mengalami kecanduan alkohol.

     

    Perjuangan penyanyi berusia 25 tahun itu untuk melawan kecanduannya tersebut sepertinya cukup berhasil karena saat ini ia merasa telah tumbuh dan berada dalam lingkungan yang benar-benar baik. 

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.