Jangan Lari dengan Memakai Jaket, Ini Bahayanya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria berolahraga atau berlari. shutterstock.com

    Ilustrasi pria berolahraga atau berlari. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Lari merupakan salah satu olahraga yang mudah dilakukan dan kini sedang tren. Bahkan, beberapa waktu lalu banyak sekali orang yang melakukan olahraga lari, bukan hanya untuk berolahraga tapi juga untuk mengikuti tren. Hal tersebut diikuti kegemaran menggunakan sepatu lari ke mana-mana.

    Saat berlari, tidak sedikit orang yang memilih untuk menggunakan jaket agar keringat yang dihasilkan lebih banyak dari biasanya. Tapi tahukah Anda bahwa ternyata lari dengan menggunakan jaket tidak terlalu baik untuk kesehatan?

    Sebelumnya, ketahui dulu bahwa saat berlari, detak jantung akan mengalami peningkatan karena jantung mengalirkan pasokan darah yang mengandung banyak oksigen ke bagian otot yang mengalami pergerakan. Kondisi ini akan membuat suhu tubuh meningkat dan akhirnya Anda akan berkeringat.

    Saat memakai jaket, proses penguapan keringat yang dikeluarkan oleh tubuh akan terhambat. Padahal, proses ini sangat penting karena akan membantu mendinginkan suhu tubuh yang semakin panas saat berlari.

    Baca juga:
    10 Tips buat Si Penggila Lari
    Mau Ikut Lomba Lari? Simak Dulu Saran Pakarnya
    Lari Maraton Bikin Sehat Jiwa dan Raga, Asalkan...

    Oleh karena itu, memakai jaket saat berlari sangat tidak disarankan, apalagi buat yang ingin berlari di tengah suhu tinggi karena dapat berakibat fatal. Di bawah ini ada beberapa bahaya yang ditimbulkan bila berlari dengan jaket, terutama saat temperatur sedang tinggi.

    *Kram karena suhu tinggi
    *Dehidrasi berat
    *Heat exhaustion (kelanjutan dari kram)
    *Serangan panas, yang bisa berakibat permanen atau bahkan kematian kalau tidak langsung ditindaklanjuti

    Untuk menghindari hal-hal itu terjadi, ada beberapa tip saat ingin berolahraga lari.

    -Pakai pakaian yang nyaman dan tidak berbahan tebal, tapi menyerap keringat dengan baik.
    -Jangan lari saat tengah hari bolong, larilah pada pagi hari saat udara masih segar dan bersih.
    -Minum air putih dan juga minuman isotonik olahraga saat berlari agar tidak dehidrasi.
    -Gunakan sepatu khusus lari karena memiliki bobot yang ringan sehingga mempermudah Anda saat berlari dan tentunya mencegah cedera.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.