Kepuasan Pembeli Sumber Kebahagiaan Titi Kamal Berbisnis Makanan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebritas Titi Kamal menjadi duta parfum Oriflame. TEMPO/RINI K

    Selebritas Titi Kamal menjadi duta parfum Oriflame. TEMPO/RINI K

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Titi Kamal tengah gencar-gencarnya membuka cabang baru untuk bisnis kue Vava Cake dan makanan Ayam Jerit. Setidaknya, usaha Titi Kamal ini sudah tersebar di sejumlah tempat di Jabodetabek, seperti di Bendungan Hilir, Bintaro, Pejaten, Kota Kasablanka, Gandaria City, dan Depok.

    "Nanti juga menyusul launching awal bulan (April) di Lippo Karawaci, juga mau buka tiga tempat di Bandung," ungkap Titi Kamal.

    Istri Christian Sugiono itu berbisnis makanan tidak semata untuk mencari keuntungan. Ia merasa sangat senang ketika bisa membahagiakan banyak orang lewat bisnis yang dijalaninya.

    "Kenikmatannya karena bisa bikin orang happy sama makanan yang kita produksi. Kenikmatannya saat orang bilang misalnya di sosmed, ‘Aduh enak banget, lembut banget.' Itu adalah kenikmatan tersendiri kalau mereka puas dan beli lagi," ujar Titi Kamal.

    Jika ada waktu luang, Titi Kamal sengaja datang langsung ke tempat usahanya untuk melihat perkembangan bisnis atau sekadar mengamati antusiasme para pembeli. Membuka usaha sendiri menurutnya menerapkan ilmu pengetahuan yang dia peroleh di bangku kuliah. Pengetahuan itu semakin diperkaya dengan belajar dari pengalaman bisnis di lapangan.

    "Belajar bisnis juga perlu. Jadi learning by doing, dan kebetulan aku kuliahnya jurusan marketing. Waktu kuliah belajar semuanya, sekarang tinggal dipraktekkan aja," tutur Titi Kamal.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    Titi Kamal Susah Dinasihati, Khawatir Lahiran di Pesawat
    Titi Kamal Ungkap Momen Paling Romantis dengan Christian Sugiono
    Ada Apa Antara Rebusan dan Titi Kamal yang Aktif?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.