Saatnya Menyapih, Masa Menyusui pun Segera Berakhir

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi minum. shutterstock.com

    Ilustrasi bayi minum. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika buah hati telah menginjak usia 2 tahun, siap-siap waktunya untuk menyapih. Jika saat ini tiba, banyak ibu yang merasakan kekhawatiran, terutama pada anak pertama.

    Sebagai ibu, periode menyusui adalah momen yang tak terlupakan, saat ikatan batin antara ibu dan anak semakin kuat. Seperti kita ketahui, air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik buat buah hati. ASI sangat bergizi dan sangat penting untuk pertumbuhan bayi, terutama 6 bulan pertama setelah kelahiran.

    Jika bayi tidak mendapatkan ASI yang cukup, ia bisa kekurangan gizi dan berdampak pada sisi psikologis, bahkan perkembangannya. Namun, ada saatnya ketika bayi tumbuh menjadi balita dan ibu harus menyapih. Berikut tip untuk menyapih ASI, dikutip dari laman Boldsky.

    Baca juga:
    3 Bentuk Dukungan Suami pada Istri yang Sedang Menyusui
    10 Fakta Menyusui yang Mungkin Tidak Kita Tahu

    1. Lakukan bertahap
    Menyapih ASI harus dilakukan secara bertahap, mulai dengan mengurangi frekuensi menyusui dan secara perlahan menghentikan proses menyusui. Kurangi proses menyusui pada siang hari. Biasanya cara ini mampu mengurangi produksi ASI. Secara bertahap anak akan akan dapat mengikuti proses penyapihan dengan baik.

    2. Menyiapkan pengganti
    Coba ganti menyusui ASI dengan botol susu berisi ASI perah atau jus. Ibu memberikan minuman pengganti ini setiap kali anak menangis minta ASI. Lambat laun mereka akhirnya terbiasa menggunakan botol susu.

    3 . Alihkan perhatian
    Anda dapat mencoba untuk mengubah rutinitas sehari-hari anak untuk mengalihkan perhatiannya saat ingin meyusui. Contohnya menidurkannya lebih awal atau lebih lambat dari waktu yang biasa.

    4. Mengganti dengan aktivitas lain
    Anda dapat mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan lain saat ia menangis karena ingin menyusu, seperti membaca cerita, bernyanyi, memeluk, membacakan buku, atau mendongeng sebelum tidur.

    5. Mengganti dengan makanan ringan
    Anak berusia lebih dari satu tahun sudah dapat mengkonsumsi makanan selain ASI. Berikan makanan ringan yang sehat saat ia lapar. Konsumsi makanan ringan kegemarannya dapat membuatnya berpaling dari ASI.

    6. Biarkan ayah yang melakukannya
    Selama proses menyapih biarkan ayah yang membantu menyuapi minum ASI dari botol. Ayah aktif berperan menggantikan posisi ibu.

    7. Menggunakan rempah
    Konsumsi jamu brotowali, atau tempelkan sekitar puting dengan irisan bawang putih, dapat membantu mempermudah proses menyapih. Aroma yang kuat pada puting membuatnya merasa tidak nyaman dan tidak mau minum susu ibu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.