Makin Nekat, Wanita Perokok Tak Takut Lagi Kena Kanker Paru

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dian Sastro. Instagram

    Dian Sastro. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Dian Sastrowardoyo, atau lebih dikenal dengan Dian Sastro, belakangan ramai di dunia maya. Sayangnya, bukan karena prestasi aktris berusia 36 tahun itu, tapi karena beredarnya video saat sedang merayakan ulang tahunnya dengan menggelar pesta di sebuah ruangan VIP sambil berkaraoke beberapa waktu lalu.

    Dalam video yang tengah viral itu, Dian terlihat berjoget sambil memegang sebatang rokok di tangan kanannya. Hal tersebut membuat warganet terkejut karena selama ini Dian diketahui memiliki sebuah geng pertemanan, yang diberi nama Geng Sehat. Bersama Ardinia Wirasti, Dian senang berolahraga lari.

    Dian Sastro di pesta ulang tahunnya. Instagram

    Bagi seorang wanita, merokok bisa meningkatkan kemungkinan meninggal karena kanker paru-paru 2,7 persen. Seiring waktu berjalan, ternyata makin tinggi pula jumlah perokok aktif wanita yang meninggal akibat kanker paru-paru, bahkan jumlahnya lebih besar dibanding pria yang merokok dan meninggal karena kanker paru-paru. Hal itu dibuktikan lewat penelitian di New England Journal of Medicine.

    Selain menyebabkan kanker paru-paru, kebiasaan merokok pada wanita bisa menimbulkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker payudara. Seperti dilansir nytimes.com, tembakau dalam rokok merupakan zat kimia berbahaya dan sangat adiktif, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, denyut jantung, aliran darah ke jantung, serta penyempitan pembuluh darah. 

    Penelitian dalam jurnal tersebut menyebutkan terjadi lonjakan 25 kali lipat jumlah wanita yang meninggal karena kanker paru. Yang lebih menakutkan lagi, wanita perokok aktif saat ini mulai terbiasa dan tidak takut bakal terkena kanker paru. Sampai hari ini saja, seorang wanita mampu merokok lebih dari lima batang setiap hari.

    ANDRA PRABASARI

    Artikel lain:
    5 Langkah untuk Menghentikan Kebiasaan Merokok
    Hilangkan Kebiasaan Merokok dengan Terapi NRT
    Bahaya Nikotin di Dalam dan Sekitar Rumah Perokok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.