9 Tanda Metabolisme Melambat, Kulit Kering dan Rambut Rontok

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rambut rontok. Blic.rs

    Ilustrasi rambut rontok. Blic.rs

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak hal yang membuat kualitas kesehatan tubuh menurun. Salah satunya metabolisme yang lambat.

    Metabolisme didefinisikan sebagai proses kimia yang terjadi dalam organisme hidup agar bisa melakukan fungsi tubuh secara normal. Ketika metabolisme melambat, sejumlah fungsi tubuh terpengaruh dan menyebabkan gejala yang tidak diinginkan. Berikut ini beberapa tanda tersembunyi yang menunjukkan bahwa metabolisme melambat.

    1. Berat badan bertambah
    Kelebihan berat badan dan obesitas adalah beberapa masalah paling umum yang dihadapi banyak orang saat ini, terlepas dari usia dan jenis kelaminnya. Berat badan biasanya dikaitkan dengan kebiasaan makan yang tidak sehat dan kurang olahraga.

    Namun penambahan berat badan juga bisa menjadi gejala "diam" metabolisme yang lambat. Ketika metabolisme melambat, kapasitas pembakaran lemak tubuh menurun dan menyebabkan kenaikan berat badan.

    2. Kelelahan
    Jika Anda merasa sangat lelah akhir-akhir ini meski belum banyak berolahraga, bisa berarti Anda menderita kelelahan kronis yang disebabkan oleh tingkat metabolisme yang lambat. Bila tingkat metabolisme lambat, kemampuan tubuh untuk memecah makanan dan mengubahnya menjadi energi berkurang sehingga membuat Anda merasa lelah.

    3. Kulit kering
    Kulit kering bisa menjadi gejala sejumlah kondisi, seperti masalah kulit psoriasis, dehidrasi, dan perubahan kondisi cuaca. Namun, jika Anda merasa kulit menjadi kering dan sering pecah-pecah tanpa ada alasannya, itu bisa menjadi gejala "diam" dari metabolisme yang lambat, karena tingkat pH kulit juga terpengaruh.

    Artikel lain:
    Jessica Alba Ubah Gaya Rambut Setelah Melahirkan Anak Ketiga
    Mencuci Rambut, Haruskah Setiap Hari?
    Warna Rambut Jadi Merah meski Tak Dicat, Mungkin Ini Penyebabnya

    4. Rambut rontok
    Biasanya, ketika orang mulai mengalami rambut rontok kronis, mereka mengaitkannya dengan stres, kurang gizi, atau keturunan. Namun terkadang rambut rontok juga bisa menjadi gejala metabolisme yang melambat. Bila tingkat metabolisme melambat, akar rambut tidak akan mampu menyerap banyak nutrisi sehingga membuatnya lebih lemah dan menyebabkan rambut rontok.

    5. Merasa dingin
    Jika Anda merasa dingin sepanjang waktu meski cuaca panas, itu bisa menjadi tanda "diam" dari metabolisme yang melambat. Metabolisme yang lambat dapat menurunkan suhu tubuh sehingga menimbulkan gejala ini.

    6. Ingin makanan manis
    Sebagian besar orang ingin makan sesuatu yang manis atau menikmati makanan yang menenangkan meski tahu itu tidak sehat. Namun, jika Anda merasa ingin makanan manis sepanjang waktu, itu juga bisa menjadi indikasi metabolisme yang lambat. Metabolisme lambat menyebabkan kadar gula darah turun dan menyebabkan gejala khusus ini. Keinginan ini juga bisa menjadi gejala diabetes dan tes harus dilakukan untuk menentukan penyebab pastinya.

    7. Kehilangan konsentrasi
    Konsentrasi dan fokus sangat diperlukan ketika bekerja, bersekolah, dan dalam kehidupan pada umumnya. Konsentrasi adalah aktivitas otak yang bisa terpengaruh jika ada masalah kesehatan yang telah mempengaruhi otak. Kehilangan konsentrasi bisa jadi merupakan gejala lain dari metabolisme yang lambat. Metabolisme yang melambat dapat mempengaruhi fungsi otak dan karena itu mempengaruhi tingkat konsentrasi.

    8. Sakit kepala
    Sakit kepala adalah salah satu penyakit yang paling umum dialami banyak orang. Penyebab sakit kepala sangat banyak, mulai stres hingga kanker otak. Metabolisme yang lambat juga bisa menjadi penyebab sakit kepala, karena kondisi ini menyebabkan kadar hormon kortisol meningkat, menyebabkan sering sakit kepala.

    9. Sembelit
    Sembelit adalah penyakit umum lain yang banyak dialami orang akibat masalah pencernaan, kebiasaan makan yang tidak sehat, dan lain-lain. Namun terus-menerus sembelit juga bisa mengindikasikan metabolisme yang lambat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.