Warna Urine dapat Menunjukkan Kondisi Kesehatan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tes urine. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Ilustrasi tes urine. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaUrine atau air seni seringkali luput dari perhatian saat buang air kecil. Padahal dari warna urine dapat menunjukkan keseluruhan masalah kesehatan.

    Misalnya urine yang berwarna kuning atau semakin gelap menandakan Anda mengalami dehidrasi.  "Kebutuhan air terdiri dari hampir dua pertiga tubuh Anda," kata dokter Luke Powles, di Klinik Kesehatan Bupa. Jadi sangat penting untuk menjaga kadar air di dalam tubuh supaya tidak mengalam dehidrasi.

    Dehidrasi terjadi jika Anda kekurangan air lebih banyak dari biasanya, misalnya jika mengalami muntah atau diare, atau tidak cukup minum. Menurut Powles, kebanyakan orang membutuhkan sekitar 1,5 sampai 2 liter cairan sehari, yaitu sekitar delapan sampai 10 gelas air putih.

    Berikut beberapa warna urine dan maknanya yang berhubungan dengan kesehatan Anda.

    Kuning pucat
    Warna urine yang kuning tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap menandakan Anda terhidrasi dengan baik.  "Jika lebih terang lagi wananya, Anda mungkin minum lebih banyak air daripada yang Anda butuhkan untuk" kata Powles seperti dikutip dari laman Cosmpolitan.

    Baca juga: Menerawang Kondisi Kesehatan Tubuh Lewat Warna Urine

    Kuning gelap
    Sesuai aturan, urine yang gelap menunjukkan bahwa Anda kekurangan air. "Umumnya, semakin gelap urin Anda, semakin banyak tubuh Anda yang membutuhkan cairan," saran Powles.

    Hijau
    Biasanya, urine berwarna hijau sama sekali tidak berbahaya dan merupakan hasil dari sesuatu yang Anda makan. "Ini biasanya hasil pewarna makanan pada sesuatu yang Anda makan, bisa alami dari sesuatu seperti asparagus atau pewarna makanan buatan," kata Powles. Urine berwarna hijau jarang sekali disebabkan oleh masalah medis seperti hiperkalsemia familial,  penyakit genetik yang sangat langka, atau bisa menjadi efek samping dari beberapa obat.

    Baca juga: Mendeteksi Sehat atau Sakit dari Berkemih dan Warna Urine

    Merah
    Urine berwarna merah sama sekali tidak berbahaya jika Anda baru saja memakan makanan merah seperti bit atau kelembak. "Kadang-kadang itu merupakan darah, yang mungkin terkait dengan masalah kandung kemih, ginjal atau prostat termasuk infeksi dan kanker," kata Dr Powles. Tapi jika Anda merasa tidak yakin dengan apa yang Anda makan, segera konsultaskan dengan dokter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.