Minggu, 23 September 2018

Sebab Pori-pori di Hidung Selalu Tersumbat dan Cara Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jerawat/komedo. Shutterstock.com

    Ilustrasi jerawat/komedo. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak cara untuk mengatasi pori-pori di hidung yang tersumbat. Mulai dari menggunakan pore pack, sering melakukan esktrasi sendiri, atau facial dengan harga yang cukup mahal tapi tetap saja pori-pori di hidung tetap tersumbat.

    Meski terlihat kecil kadang pori-pori yang tersumbat di bagian hidung dan T-zone ini dapat menggangu penampilan. Mungkin selama ini Anda akan menyalahkan pembersih yang dipakai, tapi ternyata bukan itu penyebabnya.  "Pori-pori yang tersumbat akibat kerusakan pada struktur pori termasuk serat kontraktil yang mendorong minyak ke permukaan dan kelenjar menjadi hiperaktif," ujar dermatologist Carl Thornfeldt seperti dilansir dari Instyle.

    Respon ini ketahui karena peradangan, bukan hanya hormon yang meningkat. Untuk mengurangi fungsi kelenjar tersebut dibutuhkan pengobatan secara topikal dan oral. Produk topikal yang dapat digunakan adalah yang mengandung bahan spesifik yang dapat mengecilkan kelenjar dan mengurangi peradangan.

    Baca juga: 6 Tip Menghindari Pori-Pori Membesar

    Ilustrasi komedo. Shutterstock.com

    Baca juga: Kebiasaan Buruk Yang Mampu Membesarkan Pori - pori Wajah

    Thornfeldt mencontohkan misalnya asam salisilat, sulfacetamide, sulfur, retinaldehyde, retinol, dan niacin amid. Dia juga menyebutkan produk herbal dengan kadar vitamin A tinggi dan bahan antiinflamasi seperti rosemary, spearmint, curcumin, dan castor. "Suplemen oral termasuk spearmint, teh kunyit dan jahe, niacinamide (vitamin B3), vitamin B6 sebelum masa menstruasi dan melewatinya, dan zinc picolinate,” tambah Thornfeldt.

    Lebih lanjut Thornfeldt mengatakan ada hal penting yang perlu diingat untuk mendapatkan pori-pori yang bersih. Produk topikal yang digunakan sebaiknya yang bersahabat dengan minyak sehingga dapat sampai ke bagian dasar. "Asam salisilat, asam nabati atau retinol sangat efektif, sedangkan glycolic dan AHA tidak begitu efektif karena mudah larut dalam air," ujarnya.

    Baca juga: 5 Tips Mudah Membersihkan Komedo di Hidung

    Jika semua perawatan topikal masih gagal, buatlah perjanjian dengan dokter kulit dan pertimbangkan perawatan. "Cahaya LED merah dan inframerah dapat bekerja membersihkan lesi seperti terapi photodynamic (PDT). Selain itu, Terapi Intense Pulse Light yang langsung ke jaringan juga sangat membantu,” ujar Thornfeldt. Seperti diketahui sebelumnya bahwa ekstraksi saja tanpa mengikuti terapi topikal dan oral, pori-pori akan tersumbat lagi dalam waktu 13 hari.

    NIA PRATIWI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.