6 Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi tanpa Bantua Medis

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil mengelus perutnya. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil mengelus perutnya. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Umumnya, jika ibu hamil ingin mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandungannya, hasil ultrasonografi (USG) pada usia 18-20 minggu dapat memberikan informasi yang dibutuhkan. Ibu harus cukup sabar menantinya.

    Namun, sebenarnya ada beberapa cara untuk memprediksi jenis kelamin bayi dalam kandungan dengan tingkat akurasi sekitar 50 persen. Metode ini telah banyak dipakai oleh oarng tua sejak jaman dulu. Ada enam metode dengan tingkat keberhasilan tertinggi, yang dilansir dari laman Familyshare.

     1. Uji cincin kawin
    Caranya dengan menggantungkan cincin pernikahan pada tali dan juntaikan di atas perut ibu hamil. Lihat ayunannya, jika ayunan dari sisi ke sisi seperti pendulum, kemungkinan besar bayi laki-laki. Jika ayunan gerakannya melingkar mungkin bayi perempuan.

     2. Morning sickness
    Jika ibu hamil mengalami morning sickness yang ekstrem, biasanya indikator bagi Anda untuk menyediakan pakaian merah muda alias bayi perempuan.

     3. Cara membawa bayi
    Hal ini tergantung pada bentuk tubuh dan ukuran serta aktivitas bayi. Namun jika mengangkat tinggi perut menandakan sanak perempuandan jika rendah itu adalah anak laki-laki.

    Artikel lain:
    Perlunya Memperkenalkan Makanan Pemicu Alergi pada Bayi
    Sindrom Kepala Rata pada Bayi, Pahami Penyebabnya
    Waspadai Kebutaan pada Bayi dan Penyebabnya. Ini Kata Dokter

    4. Ngidam makanan
    Ibu hamil suka ngidam hal yang sulit ditebak.Namun,ibu jaman dulu berpedoman jika ketagihan permen, prediksinya perempuan namun jika ngidam yang asin menunjukkan seorang jagoan tumbuh dalam dirinya.

    5. Detak jantung
    Ibu zaman dulu mengatakan bahwa detak jantung bayi dapat menunjukkan jenis kelamin bayi. Jika denyut jantung lebih dari 140 denyut per menit (BPM) diprediksi perempuan sementara bayi dengan denyut jantung lebih lambat dari 140 BPM, kemungkinan besar bayi laki-laki.

    6. Jerawat
    Masa kehamilan dapat membuat ibu hamil mengalami jerawat. Jika ibu hamil tidak biasanya berjerawat berarti gadis mungil nan lucu akan menemani perjalanan hidup di masa depan.

    Semua metode di atas merupakan paham yang dipegang ibu jaman dulu yang sudah menjadi cerita dan sudah diturunkan selama berabad-abad. Apapun itu, banyak ibu membenarkan keberhasilan dalam memprediksi jenis kelamin bayi menggunakan enam metode ini. Tetapi kebenaran 100 persen tentang jenis kelamin adalah saat kelahiran sang jabang bayi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.