Kiat Menjaga Hubungan Baik dengan Mantan Suami setelah Perceraian

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan bertengkar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang menyetujui bahwa perceraian adalah pengalaman yang paling sulit dijalani dalam hidup. Saat pasangan mengalami perceraian, mereka akan menghadapi tantangan dalam membentuk hubungan yang baik dengan pasangan.

    Menurut psikolog Kristin Davin, membentuk hubungan dengan mantan pasangan sering berhadapan situasi yang tidak diharapkan. Namun ada juga beberapa pasangan yang dapat menjaga hubungan baik dan mengesampingkan perbedaan demi anak-anak.

    Ingat, peran Anda sebagai orang tua sangat penting untuk anak setelah perceraian. Berusaha untuk memperbaiki hubungan Anda dengan mantan bermanfaat jangka panjang yang positif untuk seluruh keluarga.

    Mengutip laman Huffington Post, berikut adalah beberapa tips yang diberikan Kristy Davis untuk menjaga hubungan baik dengan mantan pasangan setelah bercerai.

    Menjadi contoh
    Jika Anda mengatakan hal yang menghina tentang mantan, apakah itu membantu situasi? Ingat, anak-anak adalah gabungan antara Anda dan pasangan  sebelumnya. Mengabaikannya berarti Anda juga membuat anak Anda  berpikir negatif tentang hal itu. Sadarilah bahwa ada saat ketika mantan pasangan Anda adalah salah satu orang yang Anda sukai.

    Cobalah mengingat hal itu saat Anda emosi tapi tetap ingin memimpin dengan memberi contoh. Anak-anak Anda perlu melihat dan merasakan bahwa meskipun Anda berdua sudah tidak menikah lagi, dan masih peduli satu sama lain. Hal itu membuat anak merasa nyaman dan mereka membutuhkanya di dunia baru mereka.

    Ilustrasi perceraian. Shutterstock

    Baca juga: 4 Cara Wanita Menguatkan Diri Menghadapi Perceraian

    Fokus pada diri sendiri
    Saat Anda masih merasakan energo negatif dengan mantan, gunakan energi itu untuk sesuatu yang positif, yaitu untuk Anda dan anak-anak.  Ini akan menempatkan Anda di tempat yang lebih baik secara mental dan emosional.

    Tunjukkan kebaikan
    Meski sulit, tapi ini sangat penting. Anda harus menunjukkan pada anak-anak bahwa, walaupun bukan lagi keluarga seperti dulu, tetap masih keluarga hanya berbeda pasangan.

    Baca juga: Cara Menyikapi Proses Perceraian, Ini Saran Psikolog

    Bantu anak-anak  melewati perjalanan mereka
    Perjalanan Anda melalui perceraian jauh berbeda dari apa yang dialami anak-anak. Kedua orang tua dapat membantu anak-anak dengan menanyakan apa yang mereka butuhkan dari Anda untuk membantu mereka.

    Memaafkan diri sendiri dan pasangan
    Hal ini sulit bagi kebanyakan orang tapi sangat penting. Belajar melepaskan perasaan negatif , yang membantu Anda untuk bangkit kembali , dan merangkul emosi positif. Rasa bersalah, malu, benci, dan kepahitan bukanlah perilaku sehat yang harus dihadapi.

    Baca juga: 9 Kiat Memulai Hubungan Baru Setelah Perceraian 

    Menahan diri untuk membuka luka lama
    Tentu, kita sering tergoda untuk kembali dan membawa masa lalu dan mencatat bagaimana keadaan ini atau situasinya bisa berbeda. Membahas masa lalu sangat membantu jika Anda menggunakannya untuk berubah dan tidak mengulangi kesalahan Anda. Membawa masa lalu membuat Anda terjebak dan mengirim Anda ke lubang kelinci, yang menciptakan jarak yang lebih jauh antara masa kini dan masa depan baru Anda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.