Pesan Khusus Rosa Rai Djalal di Hari Perempuan Internasional

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djajal didampingi istri, Rosa Rai Djalal berfoto bersama didepan makam Sersan Dua Usman dan Kopral Harun seusai melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan (24/3).TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djajal didampingi istri, Rosa Rai Djalal berfoto bersama didepan makam Sersan Dua Usman dan Kopral Harun seusai melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan (24/3).TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Rosa Rai Djalal adalah sosok wanita cantik dengan suami mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dinno Patti Djalal. Ia sempat bercerita mengenai kegiatan sehari-harinya dan berbagi cerita saat tinggal di Washington DC selama tiga tahun. Saat itu ia dipercaya menjabat Presiden Asosiasi Wanita Muslim selama dua tahun lebih sejak didirikan pada 1991.

    “Saya menjabat presiden Muslim Woman kurang lebih selama dua tahun. Didirikannya organisasi ini bertujuan untuk mempresentasikan perempuan Muslim di Amerika dan menjelaskan tetang Woman and Islam kepada senat di Gedung Putih dan pernah berbagi pengalaman di universitas Amerika serta pernah diundang di beberapa kelompok Islam di sana. Dari sinilah saya dikenal sebagai pencetus Woman and Islam,” kata Rosa di kantor Tempo, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, dalam mencetuskan organisasi ini, ia fokus kepada Women and Islam, dalam pemberdayaan perempuan, posisi perempuan di dalam Islam, dan pola pikir atau persepsi masyarakat kepada wanita Muslim di Amerika.

    Dengan itu ia juga sempat berkerja sama dengan Michelle Obama dan Hillary Clinton, dengan harapan warga Muslim di Amerika lebih terbuka untuk membuat suatu dialog setiap bulan dengan warga yang non-Muslim. Dialog pun beragam, mulai dari perempuan dalam Islam, pendidikan bagi penemuan Islam, hak azazi dalam Islam, dan sebagainya.

    Artikel lain:
    Hari Perempuan Internasional: Mobil Baju Atalia Ridwan Kamil
    Hari Perempuan Internasional: Dompet Kecil Atalia Ridwan Kamil
    Hari Perempuan Internasional: Resep Cantik Rosa Rai Djalal

    Pelajaran yang ia dapatkan selama tinggal di Amerika Serikat yang paling berkesan adalah dengan Michelle Obama. Rosa menuturkan bahwa mantan ibu negara itu termasuk orang yang antiobesitas dan peduli dengan anak-anak. Maka, ia mencetuskan sekolah dasar negeri di Amerika Serikat harus untuk memberikan makan siang gratis yang sehat bagi para murid.

    “Dia antiobesitas dan fokus terhadap anak-anak, jadi mencetuskan Let’s Move, semacam olahraga, lompat-lompat, lari, dan sebagainya. Dia mewajibkan seluruh SD negeri di Amerika Serikat memberikan makanan sehat. Selama ini orang Amerika dengan badan yang besar-besar, itu menandakan ekonominya rendah, karena mereka cenderung makan makanan yang murah, junk food, itu sudah tidak sehat. Makanan sehat di sana mahal” tutur Rosa.

    Ia juga penah mempromosikan makanan Indonesia, soto, yang ia bagikan ke anak-anak SD dan mereka menyukainya. Rosa berpesan untuk Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret, perempuan Indonesia semakin berani mengutarakan pikiran menunjukkan sikap, berani melawan hal-hal yang negatif.

    “Untuk perempuan Indonesia, harus berani 'say no' untuk berani berkatatidak pada orang-orang yang sudah menyakitinya, dalam arti harus bisa berdiri di atas kaki sendiri, kuat finansial, dan ekonomi, juga harus berani untuk tidak melakukan kegiatan yang merugikan diri sendiri," pesannya.

    "Contohnya perdagangan manusia, seks bebas. Jadi, perempuan Indonesia harus berdaya dan mandiri secara finansial, dengan kata lain kalau jago masak, ya sudah kembangin saja. Kan banyak tuh bisnis-bisnis online. Jadi, jangan mau harus bergantung dengan suami terus,” tutur Rosa sambil tertawa.

    ANDRA PRABASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara