Hari Perempuan Internasional: Dewi Sandra Ingin Kebun Hidroponik

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dewi Sandra dan suami, Agus Rahman. Tabloidbintang

    Dewi Sandra dan suami, Agus Rahman. Tabloidbintang

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai pesohor dengan sederet profesi, mulai aktris, penyanyi, sampai model, Dewi Sandra memang selalu tampil inspiratif. Ia juga bisa menjadi inspirasi di Hari Perempuan Internasional, yang diperingati setiap 8 Maret.

    Dewi Sandra juga selalu menjaga kesehatan dengan menjaga makan. Teranyar, ia berencana untuk membuat kebun hidroponik di rumahnya. Baca juga: Hari Perempuan Internasional: Dewi Sandra dan Puasa Senin Kamis

    Kebun hidroponik adalah kebun yang menggunakan cara menanam tumbuhan tanpa menggunakan tanah. Kebun hidroponik hanya membutuhkan air dan cocok dilakukan untuk orang-orang yang tidak punya kebun besar.

    Dewi Sandra terdorong untuk membuka kebun hidroponik karena ingin mengkonsumsi makanan sehat. Faktor lain yang mendorong Dewi Sandra untuk melakukan ini juga karena melihat hasil dari keluarga suaminya, Agus Rahman. Baca juga: Dewi Sandra Jadi Korban Tren, Ketergantungan pada Pensil Alis

    “Ibu mertua aku sudah, kakak iparku sudah. Dia sudah panen tomato cherries, yang kalau di supermarket itu beli satu plastik mahal banget,” ujar Dewi Sandra, di jakarta Selatan, beberapa waktu.

    Dia merasa kalau tomat yang ditanam ibu mertuanya jauh lebih manis dan lebih enak daripada yang dijual di supermarket. Hidroponik ini juga sesuatu yang ingin dia lakukan karena sudah tidak ada alasan lagi tidak ada lahannya.

    “Saya akan mulai dari kol, tomat, mentimun, dan paprika,” lanjut Dewi Sandra. Artikel lain: Rina Nose Lepas Jilbab, Dewi Sandra: Apa Aku Menyayangkan?

    Karena semangat dengan kebunnya, dia merasa anak-anak Indonesia juga harus belajar menanam sendiri. Wanita berusia 37 tahun itu merasa kalau anak-anak perlu menanam tanaman sendiri agar isa makan sehat tanpa biaya mahal.

    “Aku tidak punya anak, tetapi aku lihat kok anak-anak stres banget dengan pelajaran-pelajaran yang nantinya tidak digunakan. Sedangkan anak-anak tidak diajarkan mengenai cara merawat diri sendiri,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.