Awas, 4 Bagian Tubuh Ini Biasa Jadi Sarang Bakteri

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi telapak tangan. wisegeek.com

    Ilustrasi telapak tangan. wisegeek.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bakteri dapat ditemukan di berbagai tempat. Salah satu mikroorganisme dengan penyebaran yang sangat luas ini ada hampir di semua tempat, termasuk dalam tubuh. Secara alami, bakteri sudah ada pada tubuh sejak kita dilahirkan.

    Meski tidak semuanya bersifat jahat atau patogen, jumlah bakteri yang terlalu banyak dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan. Bakteri tidak hanya ada di bagian dalam tubuh, seperti saluran pencernaan. Ada juga beberapa permukaan tubuh yang kerap jadi tempat persembunyian bakteri.

    #Kulit kepala
    Kulit kepala yang gatal salah satunya disebabkan bakteri yang bersarang di kulit kepala. Kulit kepala secara alami termasuk area yang lembab serta berminyak karena terdapat kelenjar minyak dan kelenjar keringat sehingga cocok sebagai tempat hidup bakteri.

    Propionibacterium dan Staphylococcus adalah dua jenis bakteri alami yang umum ada di kulit kepala. Menurut penelitian di Tiongkok, ketidakseimbangan jumlah koloni kedua bakteri tersebut merupakan penyebab munculnya ketombe.

    #Lipatan tubuh
    Beberapa lipatan tubuh, seperti leher, ketiak, lipatan siku, atau lipatan kaki, merupakan tempat yang cukup lembab sehingga cukup banyak bakteri bersarang di bagian tersebut. Jenis bakteri yang biasanya ada di permukaan kulit adalah Staphylococcus atau Streptococcus.

    Artikel lain:
    Mengenal Ensevalitis, Peradangan di Otak Akibat Infeksi Bakteri
    Cara Mencuci Handuk agar Bakteri Mati

    Meski termasuk bakteri floral normal yang bisa melindungi permukaan kulit dari infeksi bakteri jahat, jika jumlahnya berlebihan, keduanya dapat menyebabkan gatal di kulit, terutama di daerah lipatan tubuh.

    #Telapak tangan
    Telapak tangan merupakan bagian tubuh yang sering bersentuhan dengan lingkungan luar tubuh. Tidak heran ditemukan berbagai jenis bakteri menempel di telapak tangan, termasuk yang bersembunyi di sela-sela jari.

    Kita harus waspada kebersihan telapak tangan karena tidak semua yang menempel di sana adalah bakteri baik, bahkan lebih sering terkontaminasi bakteri penyebab penyakit. Jadi sebaiknya selalu jaga kebersihan tangan, apalagi jika hendak makan.

    #Pusar
    Menurut hasil penemuan dari proyek Belly Button Biodiversity di California Utara, Amerika Serikat, ternyata di pusar kita dapat ditemukan 1.400 bakteri berbeda. Bahkan 662 di antaranya adalah spesies baru.

    Meskipun banyak, bakteri-bakteri tersebut tidak banyak yang bersifat patogen atau membahayakan tubuh sehingga kita tidak perlu terlalu khawatir. Cukup bersihkan pusar secara rutin agar tidak bau dan lembab.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.