Beda Lip Tint dan Lip Cream agar Bibir Terasa Lebih Ringan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lip cream Natasha Moor. Instagram

    Lip cream Natasha Moor. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Pilihan make up untuk bibir sekarang semakin banyak. Bukan hanya lip cream atau lipstik biasa, sekarang banyak orang yang memilih menggunakan lip tint.

    Ada beberapa perbedaan di antara keduanya serta masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Seperti dilansir dari Hira Beauty Tips, berikut perbedaan antara lip tint dan lip cream biasa.

    #Tahan lama
    Lip tint biasanya bertahan lebih lama daripada lip cream karena dirancang mewarnai bibir yang cukup hanya sekali penggunaan dalam sehari. Tidak hanya tahan lama, lip tint juga tidak merusak bibir. Banyak lip tint yang mengandung pelembap. Karena itu, lip tint benar-benar membuat bibir tetap terhidrasi dan lembut sepanjang hari serta memperbaiki kondisi bibir yang pecah-pecah.

    #Natural versus lebih tebal
    Bila suka bibir terlihat lebih natural, lip tint menjadi pilihan yang sesuai. Kalau suka  bibir terlihat tebal, gunakan lip cream karena warna akan lebih keluar. Karena itu, keduanya sesuai dengan pilihan dan gaya masing-masing orang. Lip tint biasanya cocok untuk kegiatan sehari-hari yang sibuk, sedangkan lip cream bisa digunakan untuk acara spesial.

    #Harga
    Pertama, biasanya harga lip tint lebih murah karena tidak memberi warna tebal seperti lip cream. Biasanya lip tint dibuat dengan bahan dasar air, jadi lebih encer dibanding lip cream biasa. Namun, karena lip cream harus sering di-touch-up setiap tiga sampai empat jam, lip tint lebih hemat karena sekali sehari pakai sudah cukup.

    Baca juga:
    Penyebab Bibir Menghitam, dari Alergi sampai Dehidrasi
    Malu Punya Bibir Hitam, Cerahkan dengan Bahan Berikut
    Warna Bibir Cermin Sehat Tidaknya Tubuhmu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.