Merapikan Tempat Tidur Setiap Pagi Ternyata Mengundang Kuman

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kamar tidur. shutterstock.com

    Ilustrasi kamar tidur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu rutinitas wajib yang sering dilakukan di pagi hari adalah merapikan tempat tidur. Rutinitas ini sering dijalani untuk menyegarkan pikiran serta membuatmu lebih siap menjalani hari. Namun ternyata merapikan tempat tidur di pagi hari justru dapat mengundang lebih banyak kuman.

    Kebiasaan merapikan tempat tidur setiap pagi ternyata bisa membahayakan kesehatan. Hal itu diungkapkan oleh peneliti asal Kingston University. Menurut para peneliti tempat tidur yang berantakan justru akan menghambat pertumbuhan tungau yang ada di kasur.

    Baca juga: Tips Menata Kamar Tidur yang Nyaman untuk Ibu Hamil

    Apakah kamu sering merapikan tempat tidur di pagi hari sebelum beraktifitas? (dok. unsplash)
    (dok. unsplash)

    Satu hal yang kita tidak tahu adalah tempat tidur kita merupakan tempat bagi setidaknya 1,5 juta ekor tungau. Tungau-tungau itu akan mengurangi intensitas kelembaban tubuhmu ketika kamu sedang tidur.

    Saat kamu merapikan sprei atau pun melipat selimut di pagi hari, tungau-tungau tersebut akan terjebak di tumpukan bantal atau lipatan selimutmu yang masih hangat dan lembab. Hal itu akan membuat tempat tidurmu menjadi sarang kondusif bagi tungau untuk semakin berkembang biak.

    Baca juga: Tingkatkan Kualitas Tidur dengan Kamar yang Nyaman

    Gimana nih Teens, pendapat kalian soal hal ini? (dok. unsplash)
    (dok. unsplash)

    Baca juga: Ganti Suasana Kamar Tidur dengan 5 Benda Unik Berikut

    Sementara itu, tungau-tungau itu akan mati dengan sendirinya jika tidak menata bantal, sprei dan selimut. Hal itu disebabkan karena kelembaban dan kehangatan tempat tidur akan mengering secara alami ketika terkena paparan sinar matahari dan tungau tidak akan berkembang biak pada udara yang kering.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.