Frekuensi Bercinta yang Ideal dalam Seminggu

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bercinta. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan bercinta. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu faktor yang menunjang kehangatan pasangan suami istri adalah frekuensi bercinta. Hal ini bukan soal nafsu semata, namun salah satu bukti cinta Anda terhadap pasangan. 

    Menurut dr. H. Boyke Dian Nugraha, frekuensi bercinta tergantung kebutuhan pasangan, usia, dan riwayat produktivitas pasangan suami istri.  “Jika usia pasutri di bawah 30 tahun, seminggu bisa tiga kali atau lebih. Usia 30 sampai 40 tahun, biasanya seminggu dua kali. Usia 40 sampai 50 tahun seminggu biasanya satu sampai dua kali. Usia 50 sampai 60 tahun, seminggu sekali," ujarnya dalam di Jakarta belum lama ini.

    Baca juga: 7 Makanan Penghilang Gairah Bercinta

    Ilustrasi pasangan di atas ranjang atau tempat tidur atau kasur. shutterstock.com

    Baca juga: Reaksi Tubuh Jika Jarang Bercinta

    Namun berdasarkan pengalaman menangani sejumlah pasien, Boyke pernah menemukan kasus ada laki-laki yang usianya 60 tahun lebih masih bisa bercinta dua hingga tiga kali seminggu. Kejadian ini membuat istrinya syok.

    “Bisa jadi karena si suami senang berolah raga. Suka bermain tenis, misalnya. Daya tahan tubuh dan staminanya awet prima. Kemungkinan lain, ia sangat mencintai pasangan. Seberapa besar kebugaran dan seberapa tinggi kesibukan juga turut menentukan,” Boyke mengingatkan seraya menambahkan, “Pada usia 50 sampai 60 tahun, saat sudah pensiun, orang malah lebih bisa menikmati seks.”

    Lebih lanjut, Boyke menceritakan beberapa pasiennya mengeluh karena suami mereka ketika masih produktif bekerja hanya sekali seminggu melakukan aktivitas seks. Setelah pensiun malah minta bercinta hingga 3 bahkan 4 kali dalam seminggu.

    “Begini, berhubungan seks itu membutuhkan energi sama seperti bekerja. Mungkin ketika masih produktif, energinya habis buat ngantor. Setelah pensiun, ia punya stok energi yang disalurkan dengan berhubungan seksual,” ujar Boyke.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.