Rabu, 15 Agustus 2018

Jelang Valentine, Ladies, Jangan Takut Ungkap Cinta Terlebih Dulu

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda wanita lajang dan masih menunggu pria idaman datang menyatakan cinta? Sah-sah saja. Masalahnya, mau menunggu sampai kapan? Siapa tahu pria yang Anda suka ternyata pemalu dan justru berharap Anda yang menyatakan perasaan terlebih dulu kepadanya.

    Jadi, daripada pria idaman keburu dimiliki wanita lain, tidak ada salahnya Anda yang mulai untuk menyatakan perasaan dan mengajaknya berkencan. Selain pemalu, ada beberapa alasan lain kenapa pria idaman tak kunjung menyatakan perasaan dan kenapa Anda harus yang terlebih dulu menyatakan perasaan kepadanya.

    Menjelang Hari Kasih Sayang atau Valentine ini, rasanya cocok buat para wanita yang ingin menyatakan cintanya pada laki-laki pujaan. Ikuti saran dari Boldsky berikut.

    #Anda adalah seorang wanita mandiri yang bebas dan bersemangat
    Tentunya Anda bukan wanita lugu dan pemalu yang ragu-ragu untuk mengungkapkan perasaan kepada pria yang Anda cintai. Sebagai wanita yang percaya diri, Anda merasa bahwa jika seorang pria dapat secara terbuka menunjukkan perasaannya, mengapa tidak?

    #Anda percaya pada persamaan gender
    Anda tidak ingin membebani dia dengan masalah tentang cara untuk mengungkapkan perasaannya. Sebagai gantinya, Anda mengambil inisiatif terlebih dulu agar dia menyadari cinta Anda kepadanya.

    #Dia terlalu sibuk
    Dia nenyukai Anda, tapi terjebak dalam kesibukannya sehingga tidak punya waktu untuk menunjukkan cintanya. Jadi, mengapa tidak Anda dulu yang mengejarnya dan menunjukkan cinta kepadanya?

    #Dia terlalu pendiam
    Dia ingin mengajak Anda berkencan. Tapi, dia tidak percaya diri dan tak pandai bersosialisasi. Jadi, mengapa harus menunggu sampai dia memiliki keberanian? Sebagai gantinya, sebagai wanita yang percaya diri, Anda bisa mengajaknya berkencan terlebih dulu, mumpung momennya menjelang Hari Valentine.

    Artikel lain:
    4 Kejutan Terindah Valentine
    5 Ide Kejutan Valentine yang Sederhana tapi Istimewa
    Menjawab Cinta Valentine di White Day

    #Dia mengira Anda tak butuh dirinya
    Kemandirian dan kepercayaan diri Anda yang terlalu tinggi mungkin memberikan kesan kepadanya bahwa Anda adalah tipe wanita yang tidak membutuhkan pria seperti dia. Jadi, sebelum dia menghentikan dirinya menunjukkan ketertarikannya, saatnya Anda bertindak dan menyingkirkan keraguannya.

    #Tidak semua pria bersifat chauvinis
    Pria yang Anda sukai mungkin adalah tipe orang yang suka diajak berkencan terlebih dulu oleh seorang wanita. Jadi, daripada hanya menunggu dan kehilangan kesempatan, mengapa Anda tidak mencoba mendekatinya? Dia mungkin senang akhirnya bisa menarik perhatian Anda.

    #Dia mengutamakan persahabatan
    Anda berdua mungkin bersahabat. Tapi saat Anda tertarik kepadanya dan dia tidak menyadari sinyal-sinyal yang Anda berikan, cara terbaik untuk menunjukkannya adalah mengajaknya makan siang atau makan malam bersama.

    #Penghasilannya lebih sedikit
    Dia mungkin ingin mengajak Anda berkencan tapi ragu karena merasa tidak mampu membawa Anda ke tempat yang mewah. Inilah saatnya Anda yang pertama bergerak dan mengajaknya berkencan sehingga dapat mengatakan kepadanya bahwa bersama dia lebih berarti daripada uang.

    #Anda berhak memilih tempat kencan
    Ini keuntungan lainnya jika Anda yang lebih dulu mengajak kencan. Karena bertindak sebagai inisiator, Anda berhak untuk menentukan tempat dan waktu kencan sesuai keinginan. Dia pasti tidak bisa menolak pilihan Anda karena dia akan merasa malu untuk melakukannya.

    #Ingin tentukan masa depan
    Anda berdua saling mengagumi dan saling menghormati, dan juga merupakan kawan baik. Tapi kemudian Anda ingin naik dari level sebatas teman ini. Jika dia tidak kunjung mengajak berkencan, Anda tidak perlu menunggu. Tanyakan padanya agar bisa berdiskusi bahwa Anda ingin menjalin hubungan ke tingkat yang lebih tinggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI dan Buah Pikir Ma'ruf Amin, Bakal Calon Wakil Jokowi

    Beberapa buah pikiran Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia pilihan Jokowi untuk menjadi wakilnya, yang mengundang komentar publik.