Undangan Pernikahan Bikin Syahnaz Sadiqah Pusing, Ketahui Triknya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahnaz Sadiqah berfoto dengan sang kekasih Jeje Govinda. Instagram/@Syahnazs

    Syahnaz Sadiqah berfoto dengan sang kekasih Jeje Govinda. Instagram/@Syahnazs

    TEMPO.CO, JakartaSyahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda akan menikah pada 21 April 2018. Menurut adik Raffi Ahmad ini, persiapan pernikahan mereka sudah mencapai 70 persen. Syhanaz menyebutkan beberapa urusan teknis yang belus selesai antara lain fitting baju pengantin dan undangan.

    Untuk fitting baju pengantin, Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda sudah menentukan siapa perancang busana dan bagaimana model busananya. Namun mengenai undangan di pesta pernikahan, keduanya mengaku masih bingung menentukan siapa saja yang akan diundang.

    "Bikin undangan ternyata susah, khawatir ada nama yang terlewat," kata Syahnaz Sadiqah di Jakarta. "Agak pusing masalah undangan."

    Baca juga: Nagita Slavina Jadi Makeup Artist, Sulap Syahnaz Shadiqa

    Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda. TABLOIDBINTANG.COM

    Mengutip situs gedungperkawinan -penyedia jasa penyelenggara acara perkawinan, ada beberapa kiat yang bisa dilakukan Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda supaya tepat sasaran dalam menentukan siapa yang akan diundang di pesta pernikahan. 

    1. Buat persentase undangan
    Untuk mempermudah pembagian jumlah tamu Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda, gunakan penghitungan berdasarkan persentase. Contoh, 50 persen undangan untuk tamu Syahnaz Sadiqah dan 50 persen untuk tamu dari Jeje Govinda. Baik Syahnaz Sadiqah maupun Jeje Govinda bisa membaginya menjadi 25 persen tamu keluarga dan 25 persen untuk teman maupun rekan kerja.

    Namun akan berbeda porsinya jika orang tua atau saudara punya andil besar di dalam pernikahan. Kedua mempelai harus mengalah untuk mengurangi jatah undangan buat teman-teman karena keluarga besar dan relasi orang tua atau saudara yang menjadi sponsor utama tadi, jauh lebih penting.

    2. Buat daftar prioritas tamu
    Buat daftar nama anggota keluarga besar dan teman yang akan diundang. Mulai dari keluarga terdekat, sahabat, sampai teman yang tidak terlalu dekat. Dengan begini, ketika kuota undangan sudah menipis, kamu bisa dengan mudah menentukan siapa yang terpaksa dicoret dari daftar.

    Ada satu tips lagi saat menentukan siapa teman yang bakal kamu undang. Selain menggunakan daftar prioritas tadi, coba cek siapa yang rajin berinteraksi denganmu dalam satu tahun terakhir. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menentukan siapa yang akan diundang tanpa merasa bersalah.

    Baca juga: Tiru Undangan Pernikahan Min Hyo Rin - Taeyang yang Unik

    3. Tak perlu merasa bersalah atau tidak enak
    Jangan sampai kamu melayangkan surat undangan, tapi hatimu sebenarnya tak rela. Jangan merasa bersalah atau tidak enak jika tak mengundang orang tertentu karena dia sudah jarang berkomunikasi denganmu, memang tidak dekat, atau bisa dipastikan dia tak akan datang karena sibuk. Jangan lupa kuota untuk relasi orang tuamu, keluarga pasangan, dan relasi dari calon mertuamu lebih penting ketimbang temanmu yang sudah terasa jauh itu.

    4. Antisipasi
    Kita harus punya rencana cadangan. Jika masih ada undangan yang tersisa, artinya kamu bisa sedikit lega terkait urusan katering. Jadi, jangan hamburkan semua undangan apabila kamu tak siap dengan cadangan konsumsi saat acara berlangsung.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.