3 Bahaya Sering Makan Mie Instan selain Bikin Gemuk

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan mie instan. Shutterstock.com

    Ilustrasi makan mie instan. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mie instan selalu jadi makanan favorit banyak orang karena kelezatannya. Namun, ada beberapa orang yang sengaja menghindari makan mie instan karena takut berat badan naik mengingat makanan tersebut mengandung banyak kalori.

    Selain membuat berat badan naik, mie instan ternyata punya tiga bahaya yang kadang tidak disadari banyak orang. Apa saja itu?

    #Bahaya benzopyrene
    Sebelum memakan mie instan, pastikan dahulu mie itu tidak mengandung zat benzopyrene. Menurut The Korean Food and Drug Administration (KFDA) pada 2012, mereka menemukan adanya kandungan benzopyrene di enam merek mie instan. Kandungan benzopyrene ini disebut dapat menyebabkan seseorang terkena berbagai jenis kanker.

    #Memperburuk sistem pencernaan
    Seperti dilansir Healthy Holistic Living, mie instan ternyata termasuk salah satu makanan yang cukup sulit dicerna. Bahkan mie instan tak akan hancur setelah dua jam masuk ke perut. Selain itu, makan mie instan juga akan menghambat pencernaan karena sistem pencernaan diharuskan bekerja lebih selama berjam-jam.

    #Hindari makan siang dengan mie instan
    Buat yang sering makan siang dengan menu mie instan, cobalah untuk menguranginya mulai sekarang. Sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of Nutrition mengungkapkan bahwa kebiasaan itu akan memunculkan efek samping, terutama bagi kaum Hawa. Di sisi lain, makan mie instan terlalu sering juga akan membuat orang lebih mudah terkena sindrom metabolisme.

    TEEN

    Artikel lain:
    Makanan Favorit Cermin Kepribadian Anda. Cari Tahu Kaitannya
    Makanan dengan Pengawet dan Pewarna Picu Kanker Limfoma Hodgkin
    Pasangan Makanan Ini Biasa Kita Konsumsi, Padahal Musuh Kesehatan



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.